Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin (15/6/2026) waktu setempat.

Penguatan ini dipicu oleh reli lanjutan saham SpaceX dan sentimen positif pasca-pengumuman kesepakatan damai antara AS dan Iran oleh Presiden Donald Trump.

>>> Jerman dan Swedia Puncaki Klasemen Grup Piala Dunia 2026

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 468,77 poin atau 0,92 persen ke rekor tertinggi 51.671,03.

S&P 500 menguat 1,65 persen ke 7.554,29, dan Nasdaq Composite melonjak 3,07 persen ke 26.683,94.

Saham SpaceX menjadi pendorong utama dengan lonjakan hampir 20 persen di pasar publik.

Kenaikan ini melanjutkan tren positif setelah debut perdana pada Jumat (12/6/2026) yang juga melonjak 19 persen.

Pengamat ekonomi melihat pergerakan pasar yang lebih stabil. "Pergerakannya jauh lebih tertib dari perkiraan saya, dan itu bukan hal buruk.

Ini bukan saham meme yang diperdagangkan secara spekulatif sejak awal.

Investor tampaknya membeli dan menyimpannya dalam portofolio, bukan mencari keuntungan jangka pendek," ujar Brian Mulberry, Chief Market Strategist Zacks Investment Management.

Situasi geopolitik global turut memberikan sentimen positif setelah Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran telah rampung.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut penandatanganan resmi dijadwalkan pada Jumat mendatang di Swiss, meski pejabat senior AS menyatakan dokumen telah ditandatangani secara elektronik.

>>> Arab Saudi Ungguli Uruguay 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Respons pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik terlihat dari penurunan harga minyak dunia dan perubahan suku bunga.

"Kesepakatan ini tampaknya benar-benar nyata karena suku bunga dan harga minyak telah menembus level penting.

Perkembangan ini seharusnya mengurangi tekanan dalam komentar FOMC, dan itu kabar baik bagi pasar jangka panjang," kata Brian Mulberry.