Gubernur Bali Wayan Koster meminta penambahan jadwal penyeberangan barang ke Nusa Penida untuk menekan harga kebutuhan pokok yang tinggi di pulau tersebut.

Permintaan itu disampaikan Koster di Denpasar, Selasa.

>>> TECNO SPARK 50 Pro Resmi: Layar 120Hz, Baterai 6000mAh, Tahan Air IP69

Ia meminta Dinas Perhubungan dan Bupati Klungkung melakukan uji coba penambahan trip dari dua kali menjadi tiga kali per hari.

“Jika penambahan trip ini dilakukan, ke depan perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida tidak akan terjadi lagi,” kata Koster.

Menurut Koster, arahan ini dikeluarkan untuk menindaklanjuti tingginya harga kebutuhan pokok, terutama makanan di Nusa Penida yang berbeda dengan kondisi di daratan Klungkung.

Ia menilai perlu peningkatan jumlah pengiriman barang agar lebih sering, sehingga harga bisa disamakan atau perbedaan harga bisa diperkecil.

Koster memandang uji coba ini perlu dilakukan dengan pola layanan kapal perintis atau subsidi pemerintah.

>>> BKK Jambi Siapkan Prosedur Khusus untuk Jamaah Haji yang Demam

Menurutnya, pengiriman barang terutama bahan kebutuhan pokok ke Nusa Penida seharusnya bisa dilakukan 3-4 kali sehari.

“Pasokan akan lancar dan stoknya juga menjadi aman, sekalipun akan terjadi penambahan subsidi dari dua kali jalan sebesar Rp1,4 miliar menjadi tiga kali sebesar Rp2,1 miliar,” ujarnya.

Bupati Klungkung I Made Satria merespons dengan membenarkan bahwa selama ini perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida terjadi akibat kelangkaan stok.

Selain itu, antrean barang juga terjadi karena jadwal penyeberangan yang terbatas.

>>> Galaxy S26 Terima Pembaruan One UI 9.0 Beta Ketiga dengan Perbaikan Bug

Satria sepakat perlu dilakukan regulasi baru yang menetapkan penambahan pengiriman barang agar lebih sering dilakukan.