Rektor UMY Achmad Nurmandi Raih Peringkat Dunia di ScholarGPS 2025
Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M. Sc.
, meraih prestasi akademik tingkat internasional. Berdasarkan data pemeringkatan ScholarGPS 2025, ia menduduki peringkat ke-11 dunia pada specialty Government.
>>> Pertamina Pamerkan Produk UMKM Binaan di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Selain itu, Prof. Nurmandi juga menempati peringkat ke-23 dunia untuk discipline Political Science.
Melalui sistem klasifikasi ScholarGPS, ia tercatat sebagai Highly Ranked Scholar - Prior Five Years dengan posisi nomor 2 pada specialty Indonesia.
ScholarGPS mencatat kontribusi ilmiah Prof. Nurmandi berfokus pada kajian Government, Political Science, dan Indonesia.
Ia masuk dalam jajaran akademisi global dengan rekam jejak riset yang menonjol selama lima tahun terakhir.
Posisi kedua pada specialty Indonesia menegaskan pengakuan terhadap publikasi ilmiahnya yang berkaitan dengan dinamika dalam negeri. Penilaian ini didasarkan pada performa riset yang terukur dalam sistem ScholarGPS.
Ekosistem Akademik dan Kolaborasi
Prof. Nurmandi menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari ekosistem akademik yang kondusif di kampus. Menurutnya, konsistensi riset dan kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci utama meraih pengakuan internasional.
"Capaian ini bukan hanya tentang posisi individu dalam sebuah pemeringkatan, tetapi juga tentang bagaimana riset-riset yang lahir dari lingkungan akademik UMY dapat terbaca, diakui, dan berkontribusi dalam percakapan keilmuan global," ujar Prof. Nurmandi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).
>>> Pakar Otomotif Ungkap Tiga Jenis GPS Mobil dan Cara Kerjanya
Ia menambahkan bahwa bidang Government dan Political Science memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tata kelola, demokrasi, kebijakan publik, serta transformasi pemerintahan di era modern.
Hasil pemeringkatan ini diharapkan memicu semangat civitas akademika UMY untuk terus produktif.
Update Terbaru
Kronologi Wanita Tusuk Rekan Kerja Hingga Tujuh Kali di Menteng
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Wamen ESDM: Jargas CNG Percepat Akses Energi di Wilayah Tanpa Pipa
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Angkasa Pura Indonesia Revitalisasi Terminal Bandara Minangkabau Rp553 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Arsenal vs Coventry City di Pekan Pembuka Premier League 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Belanda Hadapi Swedia di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Skotlandia vs Maroko: Duel Panas Perebutan Puncak Grup C Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
FIFA Blokir Tiket Pelaku Rasisme, Undang YouTuber Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Universitas Surabaya dan Institut Perbanas Jakarta Juarai Campus League 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Dampak Tersembunyi Kerja Malam Terungkap Lewat 14.000 Pemindaian Otak
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Kritikus Bedah Kelemahan Naskah Disclosure Day Karya Steven Spielberg
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
H5N1 Diduga Tewaskan Ribuan Anak Anjing Laut di Australia
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Imigrasi Denpasar Pastikan Layanan Normal Usai Digeledah KPK
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Yayasan Tarumanagara Siapkan Cetak Biru Kampus 4 Seluas 138 Hektare
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Verbal
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB






