PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan dana zakat sekitar Rp1 triliun sejak merger hingga tahun 2025.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

in1

>>> Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Lanjutan Kuartal III

Selain itu, BSI meluncurkan program Green Zakat yang mengusung konsep ekonomi sirkular melalui Waste Management.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T.

Ananta, menyatakan bahwa inovasi dalam pengelolaan zakat menjadi kunci untuk memperluas dampak sosial sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

"Zakat memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan," ujar Bob.

Melalui Program BSI Waste Management, dana zakat digunakan untuk memberdayakan mustahik di sektor pengelolaan sampah.

Sampah yang dikumpulkan dipilah dan diolah menjadi produk bernilai tambah seperti goodie bag, plakat, kursi, dan meja hasil daur ulang.

Masyarakat dapat menyetorkan sampah anorganik yang kemudian dikonversi menjadi saldo tabungan BSI Emas.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS pada 19 Juni 2026

Setelah nilai sampah terkumpul minimal Rp55 ribu, masyarakat akan menerima saldo dalam bentuk rekening emas.

Program ini hadir sebagai respons atas tantangan pengelolaan sampah nasional yang mencapai sekitar 30 juta ton per tahun.

Pada tahap awal, program menyasar lebih dari 20 kepala keluarga atau 73 penerima manfaat di Bantar Gebang dan Tangerang Selatan.

BSI menargetkan pengelolaan lebih dari 27 ton sampah daur ulang serta memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Untuk memperluas jangkauan, BSI akan mengoperasikan lima kios Waste Management secara bertahap mulai Juni hingga Agustus 2026.

Lokasi kios tersebut meliputi Pondok Pesantren Hafidz Indonesia Center Bekasi, Perumahan Malibu Village Tangerang, Pasar Paramount Serpong, Perumahan Villa Dago Pamulang, dan Perumahan Kampung Utan Pertamina Ciputat.

BSI mengalokasikan bantuan Rp1 miliar untuk pelatihan pengelolaan sampah, pengembangan keterampilan, dan pembangunan fasilitas kios.

>>> Uniknya Lenovo ThinkBook Plus Twist G7, Layarnya Bisa Muter Sendiri!

Program Green Zakat ini selaras dengan agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).