Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) resmi menjalin kerja sama strategis.

Nota kesepahaman ditandatangani untuk mengembangkan dan memberdayakan mustahik melalui olahraga sepak bola mini.

>>> Medcom Ungkap Alasan Pentingnya Menulis Huruf Kapital Sesuai Aturan PUEBI

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis memanfaatkan olahraga sebagai sarana pembinaan karakter. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter yang bisa diperoleh melalui sepak bola.

"Ujung dari setiap misi organisasi adalah pendidikan karakter. Saat ini kita membutuhkan pendidikan karakter tersebut.

Sepak bola merupakan bagian dari olahraga yang dapat menjadi sarana pendidikan karakter," ujar Sodik dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Program Kolaborasi

Kerja sama ini mencakup sosialisasi, edukasi, literasi, dan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan KSMI.

Selain itu, Baznas dan KSMI akan menyelenggarakan kejuaraan sepak bola mini tingkat nasional.

Bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu yang berprestasi juga menjadi bagian dari program. Kedua pihak akan mengembangkan sumber daya manusia di bidang olahraga sepak bola mini.

>>> Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 Berkat Skema Bola Mati

Ke depan, akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada organisasi-organisasi sepak bola dalam jaringan KSMI. Hal ini bertujuan memperluas jangkauan penghimpunan zakat.

Baznas juga membuka peluang dukungan bagi anak-anak dari keluarga mustahik yang berbakat. Mereka dapat dibina menjadi atlet sepak bola melalui bantuan pendidikan dan beasiswa.

"Harapan kolaborasi ini kita bisa bersama-sama maju. Baznas-nya maju, KSMI-nya maju, dan ujungnya nanti umat maju dan sejahtera," tambah Sodik.

Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin menyambut baik kerja sama ini. Ia menyebutnya sebagai momentum strategis yang diharapkan mampu menghadirkan kolaborasi berkelanjutan dan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Yan, kerja sama ini berfungsi sebagai jembatan untuk menyatukan potensi olahraga dan nilai-nilai kebaikan.

>>> Kredit Perbankan Tumbuh Melaju tapi Belum Merata, Ini Kata Ekonom

"Kami berkomitmen agar setiap langkah yang diambil tidak hanya berorientasi pada pencapaian saat ini, melainkan membangun pola kemitraan yang kokoh, transparan, dan bermanfaat dalam jangka panjang bagi umat," ucapnya.