Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi lanjutan untuk kuartal III dan periode berikutnya. Langkah ini bertujuan menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional tetap tinggi.

Rencana pengumuman kebijakan baru tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin pekan depan.

in1

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS pada 19 Juni 2026

Langkah penyiapan insentif baru ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta jajaran pemerintah mengawal capaian ekonomi agar melampaui performa pada kuartal I.

"Jadi, pak presiden kan tetap minta kita kalau bisa di atas kuartal I, nah ini yang kita harus kejar terus.

Kemarin kan beberapa stimulus quarter II kan sudah kita keluarkan.

Mungkin Pak Menko nanti hari Senin akan menyampaikan stimulus di kuartal III dan berikutnya," ujar Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Susiwijono menjelaskan bahwa pemerintah mengombinasikan kebijakan dari sisi permintaan berupa bantuan pangan serta insentif fiskal.

Sementara dari sisi penawaran, dipertimbangkan perpanjangan fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) dan diskon tarif transportasi dalam menyambut musim libur sekolah.

>>> Uniknya Lenovo ThinkBook Plus Twist G7, Layarnya Bisa Muter Sendiri!

"Karena sudah mulai musim liburan, dari sisi supply kita minta juga ada penurunan harga melalui diskon transportasi seperti biasa.

Nanti akan diumumkan Pak Menko," ujar Susiwijono.

Faktor eksternal seperti meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran juga diproyeksikan memberikan dampak positif.

Hal ini diharapkan dapat menstabilkan rantai pasok global dan menyesuaikan harga minyak dunia.

"Amerika dengan Iran sudah mulai signing untuk damai kan. Otomatis pasti pengaruhnya bersekali harga minyak oil and gasnya juga pasti akan mulai menyesuaikan, turun.

>>> Huawei Kembangkan HP Lipat Tiga Vertikal, Apple Belum Rilis Lipat

Kemudian berbagai kendala logistik supply chain dengan Selat Hormuz dibuka juga pasti akan, mungkin bagus lah," ujar Susiwijono.