Chery kembali menggaungkan efisiensi jajaran mobil berteknologi Chery Super Hybrid (CSH) di tengah harga BBM yang masih tinggi.

Pabrikan asal China itu mengklaim biaya operasional harian kendaraan CSH setara dengan budget makan siang di warteg, yakni sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

in1

>>> Samsung Galaxy S26 Series Hadirkan Lima Teknologi Pendukung Gaming

Teknologi CSH memungkinkan biaya energi harian ditekan hingga Rp13 ribuan untuk mobilitas rutin 40 kilometer per hari, dengan daya jelajah maksimum lebih dari 1.200 kilometer.

Simulasi Biaya Operasional CSH

Berdasarkan simulasi dengan asumsi harga BBM Rp16.250 per liter dan tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh, Chery menghitung biaya operasional untuk Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH sebagai Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Pada skenario weekday EV, perjalanan harian 40 kilometer dengan mode listrik membutuhkan biaya sekitar Rp13.878 untuk Tiggo 8 CSH dan Rp13.073 untuk Tiggo 9 CSH.

Untuk perjalanan akhir pekan sejauh 240 kilometer, Tiggo 8 CSH memerlukan biaya sekitar Rp159.513.

Sementara Tiggo 9 CSH dapat menempuh jarak tersebut murni dengan listrik berkat pengisian daya berkala, dengan biaya hanya Rp78.462.

Dalam pemakaian 1.200 kilometer per bulan, total biaya energi Tiggo 8 CSH diperkirakan Rp568.909 dan Tiggo 9 CSH Rp392.199.

Dibandingkan kendaraan bensin konvensional yang membutuhkan sekitar Rp1.397.500 per bulan, potensi penghematan mencapai Rp828.591 untuk Tiggo 8 CSH dan Rp1.005.301 untuk Tiggo 9 CSH.

>>> DPR Desak Penghentian Sementara Drop Out Massal Mahasiswa Kedokteran

Sementara itu, Tiggo Cross CSH sebagai model HEV memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 20 km/liter atau biaya Rp812,5 per kilometer.