Indeks Bisnis-27 mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.

Indeks hasil kerja sama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harian Bisnis Indonesia ini ditutup di level 429,28, turun 2% dari posisi sebelumnya.

in1

>>> BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026 Door to Door pada 15 Juni

Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 423,63 hingga 433,82.

Dari 27 emiten konstituen, hanya 10 saham yang berhasil menguat, satu saham stagnan, dan 16 saham lainnya tertekan ke zona merah.

Saham TLKM, BBRI, dan BBCA Terkoreksi

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi salah satu emiten dengan koreksi terdalam. Harga saham TLKM merosot 5,08% menjadi Rp2.780 per lembar.

Pelemahan juga dialami PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang turun 3,90% ke Rp2.960.

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) ikut terkoreksi 3,19% ke posisi Rp6.075.

>>> Bank Indonesia Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen pada Mei 2026

Emiten lain yang berada di zona merah antara lain ADRO yang melemah 3% ke Rp2.260 dan AMRT yang turun 2,46% menjadi Rp1.390.

Di sisi lain, saham DEWA memimpin penguatan dengan kenaikan 6,70% ke Rp382. MBMA naik 3,88% ke Rp535, dan INCO menguat 2,71% ke Rp5.125.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,78% ke level 6.172,34.

Pelemahan ini terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75%.

>>> Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza

Secara keseluruhan, sebanyak 258 saham menguat, 419 saham melemah, dan 137 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.764 triliun.