Jalur pelayaran strategis tersebut sebelumnya sempat diblokir oleh Teheran akibat serangan militer yang diluncurkan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

Pada perdagangan di Singapura, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus terpantau turun 0,9% ke level US$79,17 per barel, sedangkan kontrak West Texas Intermediate (WTI) Juli turun 0,8% ke US$76,01 per barel.

in1

Goldman Sachs turut memangkas proyeksi harga minyak Brent kuartal IV-2026 menjadi US$80 per barel dari estimasi awal US$90 per barel karena meyakini normalisasi ekspor kawasan Teluk akan terjadi lebih cepat pada akhir Juli.

"Meskipun rincian lengkap dari perjanjian tersebut belum jelas, kami sekarang berasumsi bahwa ekspor dari Teluk Persia akan kembali normal ke tingkat sebelum perang pada akhir Juli," kata para analis Goldman Sachs termasuk Daan Struyven dalam catatannya.

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa pergerakan ICP tidak akan langsung mengganggu stabilitas harga BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite.

"Saya mendapat arahan dari Bapak Presiden Prabowo telah merumuskan untuk ICP sampai dengan US$100/barel rata-rata ya," kata Bahlil kepada awak media di kantor Kementerian ESDM, Selasa (19/5/2026).

>>> Piala Dunia 2026: AS vs Australia Perebutan Puncak Grup D

Adapun rincian pagu subsidi energi sebesar Rp210,06 triliun dalam APBN tahun ini dialokasikan untuk subsidi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) sebesar Rp25,14 triliun, LPG 3 Kg senilai Rp80,26 triliun, dan subsidi listrik sebesar Rp104,64 triliun.