Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan angka stunting turun menjadi 15 persen. Target ini disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas PPAPP DKI Jakarta Dody Taruna Dwiputra.

Saat ini angka stunting di Jakarta pada tahun 2025 mencapai 17,2 persen. Pemprov DKI berupaya menekan angka tersebut melalui berbagai program.

in1

>>> Pertamina Patra Niaga Perluas Distribusi Pertamax Green 95 ke 180 SPBU

Salah satu upaya adalah sosialisasi tentang pentingnya kecukupan gizi dan kesehatan mental bagi anak. Fokus utama adalah pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Periode Emas 1.000 HPK

Dody menjelaskan bahwa 1.000 HPK merupakan periode emas dalam kehidupan manusia. Periode ini dimulai sejak awal konsepsi hingga anak berusia dua tahun.

Pada masa tersebut terjadi perkembangan otak, pertumbuhan badan, dan pembentukan sistem kekebalan tubuh yang pesat. Oleh karena itu, periode ini harus dioptimalkan.

>>> Jhonlin Agro Raya Bagikan Dividen Rp60 Miliar dari Laba 2025

Upaya optimalisasi meliputi menjaga kesehatan calon ibu dan anak, memberikan asupan gizi seimbang, serta stimulasi yang cukup. Pola pengasuhan yang baik dan lingkungan yang mendukung juga diperlukan.

Dody menekankan bahwa keluarga adalah lingkungan utama bagi anak. Keluarga bertanggung jawab mengasuh, membina tumbuh kembang, dan melindungi anak dari kekerasan serta diskriminasi.

Kegiatan sosialisasi melibatkan sejumlah pakar kesehatan. Sasaran utamanya adalah remaja, calon pengantin, calon ibu, dan para ibu.

>>> Argentina Berpeluang Kunci Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pemprov DKI berharap sosialisasi ini dapat diimplementasikan oleh seluruh masyarakat. Dengan demikian, target penurunan stunting dapat tercapai.