Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) Tahun 2026 menghasilkan perubahan pada jajaran direksi perusahaan. Pemegang saham sepakat untuk menambah posisi baru, yaitu Wakil Direktur Utama.

RUPS digelar di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, pada Kamis (18/6/2026).

in1

>>> Personalfinance: Metode 50/30/20 untuk Hitung Biaya Hidup Ideal Bulanan

Dalam keputusan tersebut, Darmawan Prasodjo tetap dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PLN.

Sementara itu, posisi Wakil Direktur Utama secara resmi diberikan kepada Yusuf Didi Setiarto. Informasi ini dikutip dari Suara.

Alasan Restrukturisasi

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola internal.

>>> 3 Peringatan Penting pada 26 April: HKB, HKI Sedunia, dan Chernobyl

Restrukturisasi juga bertujuan mendukung keberlanjutan transformasi PLN dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan yang dinamis.

Selain itu, perubahan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional di sektor energi.

>>> Ancaman Degradasi Status Pasar Saham Bayangi Keuangan Indonesia

RUPS juga melakukan pergeseran posisi dan pengisian jabatan baru untuk direktur teknis dan manajemen perusahaan.