Di saat yang sama, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juli melemah 1,26 persen menjadi US$75,82 per barel.

Kendati demikian, Amerika Serikat tetap memberikan peringatan keras demi memastikan kepatuhan Teheran terhadap seluruh poin perjanjian yang telah disepakati bersama.

in1

"Kami akan membombardir mereka habis-habisan jika melanggar perjanjian. Saya tidak ingin itu terjadi.

Saya ingin mereka menghormati kesepakatan tersebut," ujar Donald Trump.

Di sisi lain, Badan Energi Internasional (IEA) memproyeksikan adanya potensi surplus pasokan minyak yang besar pada 2027 mendatang jika penyelesaian konflik ini bersifat permanen.

>>> Blue Bird Bagikan Dividen Rp166 per Saham, Yield 10%

Berdasarkan laporan bulanan terbaru IEA, pasokan minyak global diperkirakan turun menjadi rata-rata 102,4 juta barel per hari (bph) pada 2026, sebelum melonjak kembali ke angka 110,3 juta bph pada 2027.