Program Gentengisasi di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencatat komitmen pembelian produk genteng UMKM senilai sekitar Rp3 miliar.

Komitmen tersebut terintegrasi dengan skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat dan daerah.

in1

>>> IHSG Melemah ke Level 6.157,74 pada Pembukaan Perdagangan

Pemerintah Kabupaten Majalengka mengalokasikan anggaran terbesar, yaitu Rp1,5 miliar untuk renovasi 1.715 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerap produk genteng sekitar Rp500 juta untuk perbaikan 250 unit rumah.

Sementara itu, program BSPS pemerintah pusat di Majalengka menyasar 900 rumah dengan perkiraan nilai pengadaan mencapai Rp1 miliar.

Inisiatif Presiden untuk UMKM Lokal

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menjelaskan bahwa Program Gentengisasi merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto.

Program ini dirancang agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya fokus pada fisik hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi UMKM.

>>> Tujuh Sahabat Berperan Penting dalam Keberhasilan Hijrah Rasulullah SAW

Inisiasi yang berjalan sejak 11 Maret 2026 ini memulai pengiriman perdana dari sentra Jatiwangi menggunakan 14 armada truk yang memuat sekitar 75.000 unit genteng.

Qodari menambahkan bahwa pemesanan pada fase awal telah berkembang hingga 24 truk muatan.

Selain proyek belanja publik, sektor swasta juga turut mendukung.

Dua pengembang rumah subsidi, Angga dan Wawan, memesan masing-masing empat truk genteng untuk proyek di Bogor dan Serang.

>>> Umat Islam Masuki Bulan Muharram, Perbanyak Puasa Sunnah Dianjurkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait juga melakukan pemesanan tambahan sebanyak 10 truk genteng untuk pembangunan hunian prajurit TNI.