Proses penuaan merupakan fase alami yang akan dilewati setiap individu. Namun, kondisi kulit yang terawat dan kesehatan tubuh tetap dapat didukung melalui pola makan kaya nutrisi.

Sejumlah bahan pangan menyimpan antioksidan, vitamin, serta lemak sehat yang berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

in1

>>> Kemenpar Targetkan 19,1 Juta Wisman dan Devisa Rp515 Triliun pada 2027

Asupan ini mudah diperoleh di pasar tradisional maupun swalayan.

Jenisnya meliputi buah-buahan, sayuran hijau, hingga aneka kacang-kacangan yang fleksibel dikombinasikan ke dalam menu harian. Berikut tujuh makanan yang disarankan untuk menjaga kulit tetap awet muda.

Pepaya, Bayam, dan Brokoli

Pepaya kaya akan vitamin A, C, dan E serta antioksidan. Vitamin C di dalamnya berperan penting dalam merangsang produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit.

Bayam mengandung vitamin A, C, E, K, dan lutein. Antioksidan pada bayam efektif melindungi sel kulit dari kerusakan.

Sayuran ini bisa diolah menjadi sup, tumis, atau campuran smoothie.

Brokoli memiliki kepadatan gizi tinggi dengan serat, folat, kalsium, vitamin C, vitamin K, dan antioksidan. Vitamin C pada brokoli mendukung kekuatan struktur dan kekenyalan kulit.

>>> Ahli Waris Wajib Sepakati Pembagian Properti untuk Hindari Sengketa Rumah

Alpukat, Kacang-kacangan, Tomat, dan Paprika

Alpukat kaya vitamin E dan lemak sehat yang mengunci kelembapan alami kulit. Vitamin E bertindak sebagai antioksidan pelindung sel.

Alpukat bisa dimakan langsung, dijadikan jus, atau pelengkap roti dan salad.

Kacang-kacangan seperti almond, walnut, dan kacang tanah mengandung vitamin E yang membantu menjaga kelembapan dan melindungi dari stres oksidatif.

Konsumsi kacang sebagai camilan, namun batasi porsi karena kalorinya cukup tinggi.

Tomat kaya likopen, antioksidan yang melindungi tubuh dari stres oksidatif dan mendukung kesehatan kulit. Penyerapan likopen lebih maksimal jika tomat dikonsumsi bersama minyak zaitun.

>>> Uskup Agung Sydney Peringatkan Bahaya Penyembahan AI

Paprika berwarna mencolok menyediakan vitamin C dan karotenoid. Kombinasi ini efektif meredam peradangan dan merangsang produksi kolagen.