Lenovo memperkenalkan berbagai inovasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung digitalisasi di sektor manufaktur dan pendidikan.

Inovasi tersebut mengintegrasikan perangkat, infrastruktur, perangkat lunak, hingga layanan dan solusi bisnis dalam satu ekosistem bernama "One Lenovo Solutions".

>>> PN Jakpus: Nilai Kawasan Eks Hotel Sultan yang Dieksekusi Rp28,9 Triliun

President Director Lenovo Indonesia Budi Janto mengatakan ekosistem itu mencakup perangkat, infrastruktur AI, software, serta layanan dan solusi bisnis.

Hal ini disampaikan dalam ajang Lenovo Tech Day 2026 di Jakarta, Kamis.

Menurut Budi, AI kini menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan kualitas layanan.

Ekosistem One Lenovo Solutions menghadirkan kapabilitas AI mulai dari perangkat, komputasi edge, hingga pusat data.

Dengan demikian, perusahaan dan institusi dapat mengadopsi teknologi AI secara lebih cepat dan terukur.

Solusi AI untuk Manufaktur

Di sektor manufaktur, Lenovo menilai pemanfaatan AI semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan industri untuk meningkatkan efisiensi, mengelola rantai pasok, dan mengoptimalkan penggunaan data dalam proses produksi.

Lenovo menawarkan solusi AI untuk memperkirakan permintaan, mengelola rantai pasok, mengendalikan kualitas produksi berbasis computer vision, perawatan alat produksi berbasis prediksi, manajemen inventaris, dan sistem keselamatan pekerja.

Solutions Consultant Lenovo Indonesia Azis Wonosari menilai adopsi AI di sektor manufaktur telah memasuki fase yang lebih matang.

>>> Kuasa Hukum Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Diduga Minta Jatah Titik SPPG

Berdasarkan riset Lenovo CIO Playbook, sebanyak 93 persen pelaku manufaktur yakin investasi AI memberikan return on investment yang positif.

Teknologi AI Lenovo untuk manufaktur meliputi robot inspeksi, sistem gudang pintar, computer vision untuk deteksi cacat produk, dan PC yang dirancang untuk lingkungan industri ekstrem.