OpenAI Berdarah-darah Tanggung Biaya Operasional Masif
Ledakan tren kecerdasan buatan (AI) membawa OpenAI ke puncak popularitas, namun di balik layar perusahaan pembuat ChatGPT ini tengah berdarah-darah menanggung biaya operasional yang sangat besar.
Dokumen keuangan yang bocor dan diperoleh jurnalis independen Ed Zitron mengungkap realitas pahit: pendapatan miliaran dolar belum cukup menutup biaya teknologi yang meroket.
>>> Liverpool Hadapi Eksodus 12 Pemain di Era Andoni Iraola
Dokumen tersebut muncul menjelang rencana IPO OpenAI.
Pendapatan Melesat, Pengeluaran Makin Gila
Pertumbuhan pendapatan OpenAI memang dramatis.
ChatGPT kini memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif mingguan, dengan sekitar 50 juta di antaranya pelanggan berbayar.
Namun, skala besar tidak berbanding lurus dengan efisiensi. Pada 2024, pendapatan OpenAI mencapai USD 3,7 miliar, melonjak menjadi USD 13,07 miliar pada 2025.
Di sisi lain, biaya riset dan pengembangan (R&D) melonjak dari USD 7,81 miliar menjadi USD 19,18 miliar.
Beban pokok pendapatan naik dari USD 2,65 miliar menjadi USD 7,5 miliar, dan biaya penjualan dari USD 1,11 miliar menjadi USD 5,73 miliar.
Akibatnya, kerugian operasional OpenAI membengkak dari USD 8,78 miliar pada 2024 menjadi USD 20,92 miliar pada 2025.
Setoran Raksasa ke Microsoft
Sebagian besar pengeluaran R&D mengalir ke biaya pelatihan model AI baru dan pembayaran ke mitra infrastruktur utama.
Pada 2025 saja, USD 10,59 miliar dari total anggaran R&D dibayarkan langsung ke Microsoft.
Bahkan setelah model AI selesai dilatih, biaya tidak turun.
Setiap ketikan dan prompt dari jutaan pengguna ChatGPT membutuhkan biaya komputasi (inference) yang terakumulasi menjadi beban miliaran dolar.
Update Terbaru
Hasil SPMB SD dan SMP Palembang 2026 Resmi Diumumkan
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
PT Ketrosden Triasmitra Tbk Targetkan Pendapatan Rp 1,01 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Elnusa Terlibat dalam Proyek Seismik 3D Kandawulo di Selat Makassar
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Jadwal Kualifikasi MLBB Asian Games 2026 Dimulai 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Kejati Sumsel Terima Pengembalian Uang Korupsi Rp219 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Janice/Aldila Melaju ke Semifinal Nottingham Open 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:20 WIB
Laba Bersih Telkom Diproyeksikan Melonjak 45 Persen pada Tahun Ini
Kamis / 18-06-2026, 23:16 WIB
Kolombia dan Inggris Raih Kemenangan pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
Pemprov Bangka Belitung Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp56 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
PLN Rombak Direksi dan Tambah Jabatan Wakil Direktur Utama
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
Bea Cukai Tarakan Musnahkan Ribuan Batang Rokok Ilegal Senilai Rp248 Juta
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
Mentan Tegaskan Tak Ragu Tindak Tegas Pabrik Sawit yang Turunkan Harga TBS
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
David Nuban Yakin Hornbills Lebih Solid dari Pelita Jaya di Final IBL
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB
Kejagung Ungkap Peran Pihak Swasta GHS dalam Kasus Korupsi MBG
Kamis / 18-06-2026, 23:15 WIB






