Grup teknologi Wärtsilä memulai pengujian validasi terhadap mesin berbahan bakar hidrogen 100 persen di Bermeo, wilayah utara Spanyol.

Proyek ini terhubung langsung dengan jaringan listrik nasional setempat.

>>> Serangan DDoS ke Organisasi di Indonesia Melonjak 62 Persen pada Kuartal I-2026

Uji coba tersebut menjadi demonstrasi perdana di dunia bagi mesin hidrogen murni skala besar untuk memasok daya ke jaringan listrik nasional.

Langkah ini dinilai sebagai pencapaian krusial dalam mempercepat pengembangan teknologi pembangkit listrik ramah lingkungan.

Proses verifikasi ini mengandalkan mesin Wärtsilä 31H2 yang dikembangkan dari platform Wärtsilä 31. Mesin empat langkah multi-bahan bakar ini dikenal memiliki efisiensi operasional tertinggi di dunia.

Masa Depan Energi Terbarukan

Direktur Strategy Technology & Decarbonisation Wärtsilä, Rasmus Teir, mengatakan uji coba ini adalah untuk masa depan energi terbarukan.

Menurutnya, tantangan terbesar transisi energi adalah mempertahankan pasokan listrik yang andal saat energi terbarukan rendah atau permintaan melonjak.

"Saat ini, mesin hidrogen Wärtsilä 31H2 kami beroperasi dengan 100% hidrogen dan memasok daya ke jaringan listrik nasional Spanyol," ujar Rasmus Teir.

Ia menambahkan bahwa mesin hidrogen skala besar dapat menyediakan daya berkelanjutan yang fleksibel untuk mendukung sistem energi terbarukan di masa depan.

Menurut Rasmus Teir, pencapaian ini menegaskan kelayakan komersial dari teknologi berbasis hidrogen. Fokus global berikutnya harus dialihkan pada pembangunan infrastruktur serta kepastian regulasi yang mendukung investasi energi bersih.

"Kami telah membuktikan bahwa teknologi ini siap. Sekarang, fokus harus pada menciptakan lingkungan yang tepat untuk meningkatkan skalanya," kata Rasmus Teir.

Ia menekankan perlunya regulasi yang tegas, kejelasan investasi, dan infrastruktur yang diperlukan.