PLN EPI Rampungkan Pekerjaan Krusial Proyek Pipa Gas WNTS Pemping
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyelesaikan pekerjaan hot tap pada proyek pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS) Pemping.
Proyek ini akan menghubungkan pasokan gas bumi Natuna untuk kebutuhan domestik di Batam, Kepulauan Riau.
>>> BPOM: Kampus Mitra Strategis Siapkan Talenta Unggul Sektor Obat dan Makanan
Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menyatakan bahwa penyelesaian hot tap merupakan pencapaian penting. Hal ini menandakan proyek siap memasuki tahap akhir sebelum pengaliran gas.
"Puji syukur ke hadirat Tuhan YME, pelaksanaan hot tap, yang merupakan tonggak sejarah paling penting dari proyek WNTS-Pemping, telah berjalan lancar," ujar Rakhmad dalam keterangan resmi di Batam, Kamis.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan PLN EPI mampu menjalankan mandat Menteri ESDM untuk membangun dan mengoperasikan pipa tersebut.
Hot tap adalah teknik penyambungan pipa baru ke jaringan pipa utama tanpa menghentikan aliran gas.
Proses ini dilakukan dengan laju alir sekitar 300 juta kaki per hari dan tekanan 1.096 psi di kedalaman laut 29 meter tanpa kebocoran.
Rakhmad menjelaskan bahwa gas bumi Natuna yang sebelumnya hanya untuk ekspor kini akan dialirkan ke dalam negeri. Pasokan ini akan mendukung sistem kelistrikan di Sumatera dan Batam.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa pekan depan akan dimulai commissioning gas. Proses ini merupakan pengujian dan verifikasi awal pada sistem perpipaan gas.
"Saat ini tim SKK Migas sedang menyiapkan gas untuk commissioning, agar gas dari Natuna untuk pertama kalinya dapat mengalir ke Republik Indonesia, yang sudah ditunggu-tunggu sejak bertahun-tahun," kata Djoko.
>>> Jennifer Lopez Alami Krisis Kesehatan Akibat Kelelahan di Awal Karier
Update Terbaru
Surah Al-Insyirah Ayat 7-8: Formula Muslim Jaga Keseimbangan Hidup
Kamis / 18-06-2026, 19:51 WIB
Kemendagri Dorong Ekonomi Daerah Lewat Edaran Nobar Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Prajogo Pangestu Borong 6,8 Juta Saham BREN Saat Harga Melemah
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
ASDP Bangun Dermaga Baru di Tanjung Uban untuk Perkuat Konektivitas Kepri
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan Lagi Suku Bunga Acuan
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Warga Pelalawan minta perawatan sekat kanal gambut berkelanjutan
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
BPS: Jumlah Usaha di Jateng Capai 5 Juta Unit, Kontribusi 15,25 Persen Nasional
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Marc Klok Pulihkan Cedera Jelang Pemusatan Latihan Timnas Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Erick Thohir Dorong MotoGP Mandalika 2026 Pacu Ekonomi Nasional
Kamis / 18-06-2026, 19:49 WIB
BI Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan Lagi
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman Damai 14 Poin
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
Pengamat: Pembatalan Penalti Manajer KDMP Langkah Tepat
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
Orang Tua Murid Padati Posko SPMB Jakbar Akibat Kendala Pendaftaran
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB






