Kepolisian Leicestershire tengah menyelidiki sebuah video viral yang memperlihatkan dugaan aksi tak senonoh sepasang pengunjung di dalam wahana bianglala area Download Festival 2026 di Donington Park, Inggris.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, sesaat sebelum konser Guns N' Roses dimulai.

>>> Agustinus Bambang Jusana Sakit Apa? Benarkah Akibat Sakit Jantung? Berikut Kronologi Tewasnya Dirigendi Indonesia

Rekaman kejadian di festival musik rock dan metal tersebut beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Acara tahunan yang dihadiri sekitar 80 ribu penonton itu gempar akibat tindakan sepasang kekasih di dalam kabin kaca transparan saat kondisi festival sedang padat.

Seorang saksi mata yang berada di area bawah wahana mengaku terkejut melihat peristiwa tersebut secara langsung.

"Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini seumur hidup.

Mereka benar-benar melakukannya di dalam kabin kaca transparan tepat di atas kepala semua orang pada waktu tersibuk malam itu," ujar saksi tersebut.

Saksi menambahkan bahwa pasangan itu kemungkinan salah mengira kaca kabin bianglala menggunakan material gelap dari luar.

"Kacanya sama sekali tidak gelap, bahkan sangat bersih tanpa noda, jadi Anda bisa melihat semuanya dengan sangat jelas dari bawah.

>>> Pentingnya Memilih Jaringan 4G LTE Saat Pasang GPS Tracker Mobil

Saya hanya berharap petugas langsung membersihkan kabin itu setelah mereka keluar," tuturnya.

Aparat penegak hukum setempat segera mengambil tindakan setelah video asusila tersebut menyebar di berbagai platform digital.

Polisi berkoordinasi langsung dengan pihak penyelenggara festival untuk mengidentifikasi kedua pelaku.

"Petugas kami telah mengetahui adanya video yang beredar di media sosial mengenai dua orang yang bertindak tidak senonoh saat berada di atas bianglala di festival Download akhir pekan ini.

Insiden tersebut saat ini sedang diselidiki dan petugas tengah berkomunikasi dengan pihak penyelenggara festival," ujar juru bicara Kepolisian Leicestershire.

Pihak berwenang menegaskan bahwa proses pencarian fakta masih berjalan untuk mengungkap identitas kedua pelaku.

>>> Mentan Tegur 180 Perusahaan Sawit yang Tak Sesuaikan Harga TBS Petani

"Penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi sedang berupaya mengidentifikasi orang-orang yang terlibat," lanjut keterangan resmi tersebut.