Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan pelatih kepala tim nasional Malaysia, Peter Cklamovski, serta jajaran manajemen dan tim pelatih pada Kamis (18/6/2026).

Langkah drastis berupa pembersihan massal ini diambil melalui keputusan bersama akibat noda kasus penggunaan pemain naturalisasi yang tidak sah secara regulasi.

>>> Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Berlaku Nasional Mulai 1 Juli 2026

Pemutusan kontrak Peter Cklamovski bersama CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, sebenarnya telah terhitung efektif sejak tanggal 1 Juni 2026.

Selain menyudahi kerja sama dengan pelatih kepala dan CEO, federasi juga melepas asisten pelatih Matthew Smith dan Seiya Imazaki per 16 Juni 2026.

Perombakan total ini turut berdampak pada timnas U-23 dengan diberhentikannya pelatih kepala Nafuzi Zain serta pelatih kiper Mohd Yazid Mohd Yassin per 15 Juni 2026.

Pemberhentian jajaran kepelatihan ini memicu situasi krusial bagi skuad Harimau Malaya yang kini tanpa juru taktik resmi menjelang persiapan turnamen Piala AFF 2026.

Pada ajang regional tersebut, Malaysia berada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Sebelum hengkang, juru taktik asal Australia yang mulai bertugas sejak awal 2025 itu sempat mencatatkan rapor cukup apik lewat tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari sembilan laga.

Namun, Malaysia dipastikan gagal melaju ke Piala Asia 2027 setelah menerima sanksi berat dari FIFA dan AFC serta menderita kekalahan 1-3 dari Vietnam.

Peter Cklamovski menyampaikan kata-kata terakhirnya melalui akun media sosial tim nasional selepas resmi berpisah dengan federasi.

"Hari ini, saya mengumumkan kepergian saya sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Malaysia," ujar Cklamovski.