Brawijaya Hospital Luncurkan Pusat Layanan Terapi Stem Cell
Brawijaya Hospital resmi meluncurkan pusat layanan terapi regeneratif bernama Brawijaya Regenerative Stem Cell Center di seluruh jaringan rumah sakitnya.
Layanan ini menawarkan solusi peremajaan alami hingga pemulihan cedera tanpa operasi besar.
>>> 5 AI Tercerdas Juni 2026: Skor IQ Tertinggi Versi Tracking AI
Pengenalan teknologi medis terbaru berbasis terapi sel hidup ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien melalui penyembuhan di tingkat seluler.
Integrasi Teknologi Regeneratif
Pihak manajemen menyatakan bahwa integrasi teknologi regeneratif tercanggih ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan dunia kedokteran di Indonesia.
"Kami mengintegrasikan teknologi regeneratif tercanggih dengan satu misi, yaitu meningkatkan kualitas hidup pasien secara nyata melalui penyembuhan di tingkat seluler," ujar Devin Wirawan, Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group.
Devin Wirawan menambahkan bahwa seluruh layanan ini didukung oleh tenaga medis yang telah tersertifikasi serta penerapan standar keamanan yang ketat.
Fasilitas ini mengandalkan stem cell atau sel punca, yaitu sel induk dengan kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi sel spesifik untuk memperbaiki jaringan rusak sekaligus meredakan peradangan.
Selain sel punca, pusat kesehatan ini juga menyediakan terapi secretome yang kaya akan zat aktif dan growth factor.
Manfaat di Bidang Estetika dan Ortopedi
Layanan terapi regeneratif ini juga dimanfaatkan dalam dunia estetika medis, terutama untuk prosedur peremajaan wajah atau face rejuvenation.
"Dibandingkan terapi skin booster lain seperti salmon DNA, terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif.
Ia bekerja dengan mendukung regenerasi jaringan dari dalam, memperbaiki kerusakan di tingkat sel, dan menghasilkan growth factor yang berperan dalam perbaikan dan peremajaan jaringan," jelas dr Tasya Anggrahita, SpBP-RE, Subsp EL, Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika.
Update Terbaru
Rupiah Menguat ke 17.735 per Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:56 WIB
Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Harga Crypto Hari Ini 18 Juni 2026 Bergerak Fluktuatif di Pasar Global
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kementerian ESDM Pangkas Insentif Biodiesel Jadi Rp32 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
NATO Pantau Perkembangan Komunikasi Eropa-Rusia
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Panselnas Cabut Penalti Rp100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
Kamis / 18-06-2026, 16:55 WIB
Kritik Tajam untuk Cristiano Ronaldo Usai Portugal Imbang Lawan Kongo
Kamis / 18-06-2026, 16:53 WIB
China Rilis Buku Putih Reformasi Tata Kelola Global untuk Isu Baru
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Gibran Usul Libatkan Pesantren hingga PKK dalam Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
HIPMI Stocks Sambut Positif Direksi Baru BEI, Dorong IPO Perusahaan Nasional
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Warga Koja Protes Sistem Zonasi SPMB, Anak Dekat Sekolah Tak Diterima
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
BNPB: Korban Meninggal Gempa Sulteng Bertambah Jadi Tiga Orang
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB
Polisi: Korban Penipuan Hanania Travel Diduga Capai 3.000 Orang
Kamis / 18-06-2026, 16:52 WIB






