>>> Telkom (TLKM) Diproyeksi Raup Laba Bersih Rp 25,8 Triliun pada 2026

Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran modern, termasuk berpikir komputasional, masih sangat beragam.

Banyak guru yang belum memahami cara menata lingkungan bermain, menyusun aktivitas belajar, hingga memberikan pertanyaan pemantik yang mampu mendorong anak berpikir kritis.

Irma mencontohkan pengalaman pendampingan guru PAUD di Kudus. Menurut dia, pelatihan satu kali tidak cukup untuk mengubah kualitas pembelajaran di kelas.

"Konsep yang baik tidak cukup hanya dilatih sekali lalu selesai. Kami melakukan pendampingan sampai tujuh bulan, mulai dari pelatihan, implementasi, monitoring, evaluasi, sampai diseminasi," katanya.

Ia menilai persoalan pendidikan Indonesia bukan semata-mata kurikulum yang sering berganti. Yang lebih mendasar adalah metode mengajar yang tidak banyak berubah.

"Kurikulum cepat sekali berganti-ganti, tetapi yang tidak berubah justru proses mengajarnya. Pergantiannya hanya dokumen, sementara cara mengajarnya masih sama seperti dulu," ujar Irma.

Menurut dia, pendekatan berpikir komputasional dapat membantu guru mengubah pola pembelajaran. Pola pengajaran mesti diubah dari sekadar memberi instruksi menjadi mengajak anak memahami makna dari apa yang dipelajari.

Lebih lanjut, Trubus menegaskan pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor PAUD. Termasuk meningkatkan kesejahteraan guru yang hingga kini masih memprihatinkan.

Selain dukungan anggaran negara, ia mendorong keterlibatan dunia usaha, BUMN, dan BUMD melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu penyediaan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini.

Ia juga mengusulkan adanya standar kurikulum dasar PAUD yang berlaku nasional, namun tetap memberi ruang bagi pengembangan kearifan lokal di masing-masing daerah.

"Yang sangat mendesak sekarang adalah bagaimana pendidikan PAUD bisa diterima secara merata di Indonesia.

>>> OJK Tetapkan Tujuh Calon Direksi BEI Periode 2026-2030

Kehadiran negara melalui anggaran harus betul-betul diperkuat dan kesejahteraan guru juga harus menjadi prioritas," tegasnya.