Nilai penjualan melonjak sekitar tiga kali lipat pada tahun fiskal yang berakhir Juni 2025, setelah meningkat 400% pada tahun sebelumnya.

Kemitraan dengan OpenAI memberi Microsoft wewenang menetapkan kebijakan sendiri dalam memasarkan model seperti seri GPT di China. Model AI ditawarkan untuk pengembangan perangkat lunak hingga otomatisasi layanan konsumen.

Tencent, Meituan, dan ByteDance tidak memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi. Sumber internal menyebut sebagian besar anggaran dialokasikan untuk ekspansi operasional di luar China.

Setiap perusahaan China yang menjadi pelanggan juga melatih model AI mereka sendiri. ByteDance mengoperasikan chatbot AI Doubao yang dikelola tim Microsoft berbasis di Asia.

Perwakilan Ant Group menyatakan pengembangan model AI dilakukan secara mandiri dan produk inti tidak bergantung pada model eksternal.

Sistem Keamanan Informasi dan Batasan Teknis

OpenAI sempat menyampaikan keluhan internal kepada Microsoft terkait kurangnya pencegahan praktik distilasi model oleh perusahaan China. Distilasi dapat digunakan untuk melatih model lokal memakai data sintetis.

Microsoft menerapkan sistem pemantauan otomatis untuk mendeteksi penggunaan model dalam pembuatan produk kompetitor. Penjualan model AI di China dibatasi hanya untuk korporasi mapan, bukan pengembang individu.

Konsumen di China tidak mendapat pemantauan lebih ketat. Upaya pencegahan total terhadap penggunaan data sintetis untuk pelatihan model mandiri tetap sulit dilakukan.

Microsoft wajib bermitra dengan penyedia lokal dan mengoperasikan pusat data di sekitar Beijing dan Shanghai untuk berbisnis di China.

Namun, model AI tidak ditempatkan di pusat data domestik untuk menghindari risiko pencurian kekayaan intelektual.

>>> Messi Pimpin Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Pelanggan di China harus mengakses model AI melalui jaringan internet yang terhubung ke fasilitas komputasi di negara lain, seperti pusat data di Singapura.