>>> Korlantas Polri Fasilitasi SIM Digital Lewat Aplikasi untuk Memudahkan Pengendara

"Anda bisa melihat performa terbaik kami, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Dalam periode sekitar 20 menit, kami sebenarnya bisa mencetak tiga atau empat gol," ujar Kane.

Kane menilai timnya telah menyelesaikan tanggung jawab dengan baik untuk mengamankan poin penuh.

Pelatih Thomas Tuchel membeberkan bahwa ia memotivasi pemain untuk tetap mempertahankan identitas permainan.

"Sekalipun kami kalah, itu tidak akan mengubah pandangan saya terhadap 17 hari terakhir, tetapi mari melakukannya dengan cara kami sendiri," ujar Tuchel.

Tuchel menilai anak asuhnya bermain terlalu defensif pada paruh pertama sehingga kehilangan kendali.

"Pada babak pertama kami terlalu fokus melindungi hasil. Kami seperti memiliki tujuh pemain di belakang, tetapi tidak benar-benar bertahan," ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya tim menunjukkan karakter asli terlepas dari hasil akhir.

Mantan pelatih Bayern Munchen itu menginstruksikan pemain untuk tampil lebih berani.

Gelandang Inggris Jude Bellingham mengungkapkan situasi di ruang ganti berjalan tenang tanpa ketegangan emosional.

"Itu bukan situasi yang penuh drama, bukan juga seseorang berdiri lalu berteriak-teriak. Itu hanya apa yang dibutuhkan tim," kata Bellingham.

Bellingham menilai kematangan skuad menjadi faktor kunci keberhasilan merespons instruksi pelatih.

"Kami memiliki kelompok pemain yang matang dengan banyak pemimpin. Semua orang tahu standar permainan yang harus kami capai," ujarnya.

Gol cepat Bellingham di awal babak kedua menjadi titik awal dominasi Inggris atas Kroasia hingga laga usai.

>>> Meksiko vs Korea Selatan: Perebutan Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026

"Awal babak kedua memberi kami fondasi yang sangat baik untuk mengendalikan pertandingan," kata Bellingham.