Tim Nasional Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas.

Kemenangan ini diraih berkat dua gol Harry Kane serta masing-masing satu gol dari Jude Bellingham dan Marcus Rashford.

>>> Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang Kongo

Kroasia sempat memberikan perlawanan sengit hingga memaksakan hasil imbang 2-2 pada babak pertama.

Namun, Inggris bangkit di babak kedua setelah mendapatkan arahan tegas dari pelatih Thomas Tuchel saat jeda.

Instruksi Tuchel Ubah Permainan

Kapten Inggris Harry Kane mengakui bahwa pertandingan berubah drastis setelah turun minum.

"Saya pikir ini pertandingan yang berbeda antara babak pertama dan kedua. Pada babak pertama kami cukup baik," kata Kane.

Ia menyoroti kegagalan tim mempertahankan keunggulan yang sempat didapat dua kali sebelum jeda.

"Kami sangat kecewa kebobolan dengan cara seperti itu. Saya rasa permainan kami menurun," ujarnya.

Kane mengapresiasi instruksi Tuchel di ruang ganti yang memicu kebangkitan tim.

"Kredit untuk pelatih. Dia mengatakan bahwa jika kami kalah, kami harus kalah dengan cara kami sendiri.

Itu terlihat dari cara kami memulai babak kedua," kata Kane.

Ia menambahkan bahwa peningkatan intensitas permainan membuat lawan kesulitan mengimbangi.

"Kami langsung bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu mengimbanginya. Kredit untuk semua pemain pada laga pertama turnamen ini," ujar Kane.

Dalam wawancara terpisah, Kane menjelaskan instruksi taktis spesifik dari Tuchel untuk lebih agresif menekan lawan.

"Pelatih mengatakan agar kami meningkatkan tempo, bermain satu lawan satu dan benar-benar menekan mereka. Itulah yang terjadi," kata Kane.

Menurutnya, strategi tersebut membuat Inggris tampil dominan dan menciptakan banyak peluang emas sepanjang babak kedua.