Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, membela keputusannya untuk tetap mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan saat pertandingan Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo.

"Tidak masuk akal mengeluarkan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola dunia ketika tim sedang membutuhkan gol," ujar Martinez.

>>> Harga Emas Antam 18 Juni 2026 Bertahan di Rp 2.733.000 Per Gram

Keputusan itu diambil saat Portugal berusaha mencari gol kemenangan setelah keunggulan cepat melalui gol Joao Neves pada menit keenam gagal dipertahankan.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Biasanya setelah mencetak gol, emosi positif membantu tim mengontrol permainan dan mencari gol kedua.

>>> IEA Proyeksikan Permintaan Energi Asia Tenggara Melonjak hingga 2035

Namun yang terjadi justru sebaliknya," kata Martinez.

Menurut Martinez, gol cepat tersebut justru membuat para pemain Portugal kehilangan agresivitas dan bermain terlalu hati-hati di lapangan.

>>> BAIC Indonesia: Kenaikan Harga BBM Ubah Preferensi Konsumen ke Mobil Irit

Portugal selanjutnya dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K yang akan berlangsung di Houston pada Selasa mendatang.