Pelayaran Selat Hormuz Butuh Waktu untuk Normal Pasca Kesepakatan AS-Iran
>>> Bumi Resources Gelar RUPS Bahas Laporan Keuangan dan Susunan Direksi
Sementara itu, sedikitnya tujuh kapal lain milik mereka masih tertahan untuk menunggu kesempatan aman melintas.
Situasi yang belum sepenuhnya pulih mendorong sejumlah pelaku industri mendesak adanya koordinasi internasional.
Pemilik kapal meminta Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk mengatur pergerakan ratusan armada yang saat ini tertahan di kawasan Teluk.
Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez menyatakan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi tingkat keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Evaluasi tersebut mencakup risiko kepadatan lalu lintas kapal dan potensi keberadaan ranjau laut.
IMO juga sedang mengupayakan penyiapan koridor aman bagi para pelaut. Para kru kapal tersebut dilaporkan telah terjebak di kawasan Teluk selama lebih dari tiga bulan.
Di sisi lain, perkembangan diplomatik terbaru antara AS dan Iran mendapat sambutan positif dari perusahaan pelayaran peti kemas global Hapag-Lloyd.
Manajemen berharap kapal-kapal yang tertahan dapat segera beroperasi kembali secara normal.
Kendati demikian, Direktur Kelautan Intertanko Philip Belcher mengingatkan setiap operator untuk tetap melakukan penilaian risiko secara komprehensif.
Kehati-hatian dinilai menjadi kunci utama demi menjamin keselamatan awak dan kapal selama masa transisi menuju normalisasi.
Langkah diplomatik AS dan Iran ini menjadi bagian dari upaya penyelesaian formal konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan.
>>> Satgas PASTI Hentikan Sementara Operasi Universal Peak dan BAFI Group
Nota kesepahaman telah ditandatangani oleh kedua negara, sementara penandatanganan resmi kesepakatan dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Update Terbaru
4 Rekomendasi Smartwatch Stylish untuk Olahraga dan Nongkrong
Kamis / 18-06-2026, 11:56 WIB
Kolombia Kalahkan Uzbekistan 3-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:56 WIB
Liverpool Tebus Klausul Pelepasan Victor Munoz dari Osasuna
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Kanada Hadapi Qatar di Grup B Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Empat Emiten Gelar Private Placement, PANI dan KPIG Paling Prospektif
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Penurunan Harga BBM Pertamax
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Amankan Unjuk Rasa Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Kemenag Bantah Menag Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Fir'aun
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Postur Tubuh Pebalap Pengaruhi Kendali Motor MotoGP
Kamis / 18-06-2026, 11:53 WIB
6 Fitur Baru Android 17: Multitasking, Privasi, dan Keamanan
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Kejaksaan Agung Periksa Sony Sonjaya Terkait Korupsi Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
5 Seconds of Summer Tambah Jadwal Konser di Jakarta Arena
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
PN Jakarta Pusat Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Dua Perusahaan Siap IPO di BEI pada Juni-Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB






