Kemendikdasmen Usulkan Tambahan Anggaran Rp40,75 Triliun untuk RKP 2027
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp40,75 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI pada Kamis (18/6/2026).
>>> Messi Cetak Hat-trick, Ronaldo Gagal Gol di Piala Dunia 2026
Tambahan dana tersebut diperlukan untuk membiayai sejumlah program prioritas pendidikan yang belum terakomodasi dalam pagu indikatif pemerintah.
Program prioritas itu mencakup wajib belajar 13 tahun, digitalisasi pembelajaran, coding, kecerdasan buatan (AI), hingga pendidikan vokasi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mendukung tema Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) 2027.
Tema tersebut adalah "Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri".
>>> AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman Islamabad, Blokade Laut Dicabut
Pagu indikatif yang diperoleh Kemendikdasmen untuk tahun 2027 sebesar Rp58,24 triliun. Jumlah itu berdasarkan surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Menurut Abdul Mu'ti, pagu tersebut tidak mencukupi untuk membiayai rencana perluasan layanan pendidikan baru yang dicanangkan kementerian.
"Maka kebutuhan untuk membiayai program lain kami usulkan agar mendapat tambahan anggaran," ujarnya.
>>> Saham SpaceX Turun 5% Setelah Reli Pasca-IPO, Kapitalisasi Kembali di Bawah Amazon
Usulan penambahan anggaran Rp40,75 triliun telah dikirimkan secara resmi melalui surat Kemendikdasmen tertanggal 27 Mei 2026. Surat tersebut ditujukan kepada Kementerian Keuangan, Bappenas, serta Kementerian Sekretariat Negara.
Update Terbaru
Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi
Kamis / 18-06-2026, 09:20 WIB
Ide Liburan Sekolah Hemat dan Menyenangkan untuk Keluarga
Kamis / 18-06-2026, 09:20 WIB
Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI 18 Juni 2026 Melejit
Kamis / 18-06-2026, 09:17 WIB
Kurs Rupiah 18 Juni 2026 Melemah ke Level Rp 17.858 per Dolar AS
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Prajogo Pangestu Borong Saham BREN Rp25,9 Miliar Saat Harga Turun
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Emily Ratajkowski Tuai Kecaman Gegara Foto Menyusui Boneka Bayi Sambil Minum Wine
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Bahlil Bentuk Tim Pengadaan untuk Atasi Pasokan Batu Bara PLN
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Love Language Berdasarkan Zodiak: Cara Pasangan Mengekspresikan Cinta
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Inggris Tekuk Kroasia pada Laga Piala Dunia 2026 di Arlington
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
IHSG Dibuka Melemah 28,85 Poin ke Level 6.191,89
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.851 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Satgas PASTI Hentikan Operasional Universal Peak dan BAFI Group
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Danantara dan BP BUMN Targetkan Merger Asuransi IFG Rampung 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:13 WIB
Pelayaran Selat Hormuz Butuh Waktu untuk Normal Pasca Kesepakatan AS-Iran
Kamis / 18-06-2026, 09:12 WIB






