Pemerintah Salurkan PIP 2026 Termin II hingga September
Pemerintah terus menyalurkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 untuk Termin II. Proses pencairan dijadwalkan berlangsung hingga September mendatang.
Informasi mengenai pengecekan identitas penerima PIP kini banyak dinantikan siswa dan orang tua.
>>> LG Luncurkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI di Indonesia
Peserta didik yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) penerima berhak memperoleh bantuan sesuai jenjang sekolah.
Masyarakat dapat melakukan validasi data penerima secara mandiri melalui situs resmi SIPINTAR PIP Kemendikdasmen. Akses dapat dilakukan melalui ponsel atau komputer.
Untuk mengecek status, siapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kunjungi laman pip.
kemendikdasmen. go.
id melalui peramban internet.
Gulir halaman ke bawah hingga menemukan kolom 'Cari Penerima PIP'. Masukkan NISN dan NIK pada kolom yang tersedia.
Isi kode keamanan berupa hasil perhitungan matematika yang tertera, lalu tekan tombol 'Cek Penerima PIP'. Sistem akan menampilkan informasi status pencairan dana bantuan.
>>> Tecno Spark 50 Pro Resmi Meluncur dengan Helio G100 dan Baterai 6.000 mAh
Prioritas Penerima Bantuan
Pemerintah menetapkan skala prioritas dalam penyaluran PIP 2026. Bantuan diutamakan bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Anak-anak dari keluarga penerima PKH atau pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga masuk prioritas.
Selain itu, bantuan diberikan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, serta siswa terdampak bencana atau orang tua yang terkena PHK.
Siswa yang pernah putus sekolah dan kembali belajar, peserta didik jalur nonformal (Paket A, B, C), serta siswa madrasah di bawah Kementerian Agama juga menjadi sasaran program.
Jadwal Pencairan Dana
Penyaluran PIP 2026 dilakukan dalam tiga tahap. Termin I berlangsung Februari hingga April 2026, fokus pada siswa tingkat akhir dan data yang sudah tervalidasi.
Termin II berjalan dari Mei hingga September 2026, menyasar siswa yang memenuhi syarat dan tercantum dalam SK penerima.
>>> BCA Pacu Kredit Multiguna Lewat Personal Loan Tanpa Agunan
Termin III dijadwalkan Oktober hingga Desember 2026 untuk siswa yang belum menerima dana pada periode sebelumnya.
Update Terbaru
Google Wear OS 7 Hadir dengan Live Updates dan Kecerdasan Gemini untuk Pixel Watch
Rabu / 17-06-2026, 19:55 WIB
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Riau
Rabu / 17-06-2026, 19:55 WIB
AtlasGo Tunjuk Wasudewan sebagai CEO untuk Ekspansi ke Sektor Otomotif
Rabu / 17-06-2026, 19:54 WIB
Wonderlab Senayan City Hadirkan Wahana Bermain Imersif Berbasis Mekatronik
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
Messi Cetak Hat-trick, Argentina Bantai Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
PT Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi
Rabu / 17-06-2026, 19:53 WIB
Kementerian Koperasi Buka Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Survei Litbang Kompas: Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Memburuk
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Gerai Samsat Buka di PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Sambil Rekreasi
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
Prapendaftaran SPMB 2026 di Jakarta Dibuka 19 Mei
Rabu / 17-06-2026, 19:52 WIB
3 Cara Nonton dan Meramaikan Pesta Bola Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 19:49 WIB
Pasar Otomotif Indonesia: Harley Murah hingga Rekomendasi Mobil Bekas
Rabu / 17-06-2026, 19:49 WIB
vivo X Fold6 Resmi Meluncur 26 Juni, Bawa Kamera 200 MP
Rabu / 17-06-2026, 19:48 WIB
BXSea Oceanarium Luncurkan Eksibisi Kuda Laut Perut Besar Hasil Kolaborasi dengan Jepang
Rabu / 17-06-2026, 19:48 WIB






