Clichy menambahkan bahwa situasi ini menuntut kejelian taktik dari seorang pelatih.

Reaksi Pelatih

Di sisi lain, pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, mengaku sangat puas dengan kerja keras pasukannya yang berhasil meraih poin pertama negara tersebut di Piala Dunia sejak 1974.

"Kami memberikan segalanya dan kami sangat senang," kata Desabre. Ia memuji ketangguhan mental anak asuhnya di tengah minimnya dukungan langsung di stadion.

"Tidak ada cukup warna biru di tribun tetapi pemain kami tangguh."

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memberikan pembelaan terkait kegagalan timnya mengamankan poin penuh setelah unggul cepat.

"Setelah gol pertama, kami tidak berhasil mencapai sepertiga akhir ke tingkat yang kami butuhkan untuk membantu penyerang utama dan memanfaatkan momen-momen itu di lapangan," kata Martinez.

Martinez mengungkapkan bahwa jalannya permainan berubah drastis setelah gol penyeimbang dari RD Kongo. "Gol itu mengubah banyak hal," tuturnya.

Ia menyebut para pemainnya kehilangan momentum untuk mengunci kemenangan. "Alih-alih pergi dan menyelesaikan pertandingan, kami hampir merasakan ketakutan akan kekalahan."

Kendati demikian, Martinez langsung mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya. "Pertandingan berikutnya adalah dalam enam hari," katanya.

>>> Prancis Kalahkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026

Ia juga menegaskan bahwa keputusan memainkan Ronaldo murni berdasarkan kondisi fisik sang pemain. "Kami tidak memperlakukan Cristiano berdasarkan usianya, kami memperlakukannya sesuai dengan gejala dan bagaimana perasaannya."