Ini yang harus kita waspadai bersama," ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.

"Indonesia tidak kekurangan orang pintar, tetapi kita sangat membutuhkan orang-orang yang tetap berpikir kritis dan realistis," ucapnya.

>>> Bayu Skak Padukan Kisah Alien dan Drama Keluarga Madura dalam Film Foufo

Posisi Indonesia di Percaturan Global

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian HAM, Penta Peturun, menyoroti posisi Indonesia dalam percaturan global.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah sekaligus pasar domestik yang sangat besar, sehingga menjadi perhatian banyak pihak dalam kompetisi global.

"Dalam konteks global, semua hal bisa terjadi.

Oleh karena itu, kita harus pintar dan jeli dalam membaca serta menempatkan posisi Indonesia di tengah sengitnya dinamika politik global," ujarnya.

Ia menekankan bahwa tantangan global saat ini menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta kemampuan memahami perubahan dunia secara objektif.

Koordinator Wilayah PTNU Jatim asal Tuban, Hasan Husaini, menilai mahasiswa harus memahami persoalan secara utuh sebelum mengambil sikap atau melakukan gerakan sosial.

"Kita harus mengetahui terlebih dahulu persoalannya sebelum melakukan gerakan.

Mahasiswa perlu berdiskusi, merawat demokrasi, dan memahami dinamika global maupun nasional agar gerakan yang dilakukan benar-benar memberikan solusi," ujarnya.

Ia berharap forum-forum diskusi semacam ini terus digelar sebagai sarana pendidikan politik dan kebangsaan bagi generasi muda.

Perwakilan Kementerian Luar Negeri BEM Universitas Islam Malang (Unisma), Intan, mengaku memperoleh banyak perspektif baru dari diskusi tersebut.

"Mahasiswa bukan hanya dituntut memahami informasi, tetapi juga harus mampu mengevaluasi diri dan memikirkan bagaimana berkontribusi untuk negara di masa depan," katanya.

Melalui diskusi tersebut, para peserta diajak memahami bahwa ancaman terhadap bangsa tidak selalu hadir dalam bentuk konflik fisik.

Penguasaan informasi, ketahanan ekonomi, serta kemampuan masyarakat dalam memilah informasi menjadi bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan Indonesia di era digital.

>>> MK Tolak Permohonan Uji Materiil Kuota Internet Hangus

Berpikir kritis, memahami persoalan secara utuh, dan menjaga ruang dialog yang sehat menjadi modal utama menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.