Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan sikap bersama mendukung penuh penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Sikap tersebut dihasilkan dalam pertemuan strategis (mujalasah) yang digelar di Pondok Pesantren Raudlatu Thullab, Tempuran, Magelang, pada Rabu.

>>> Wamenkomdigi: Deepfake Tingkatkan Ancaman Penipuan Digital

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, terdapat sejumlah poin penting yang disepakati dalam forum tersebut.

Pertama, menolak pembatasan unsur syuriyah dan zonasi Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Kedua, mendukung Muktamar ke-35 NU di Pesantren Lirboyo.

Ketiga, menjaga struktur asli organisasi dan tata kelola aset strategis NU yang akuntabel.

>>> Menteri PPPA Usul Tambahan Anggaran Rp392 Miliar untuk 2027

Keempat, mendukung muktamar yang bermartabat.

Acara ini dihadiri 35 anggota PCNU dari wilayah Jateng dan DIY.

Hadir pula pimpinan tertinggi NU, yakni Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Waketum PBNU Lora K.

H. Amin Said Husni.

>>> Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Kedua yang Tampil di Enam Piala Dunia

Jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah dipimpin KH Ubaidullah Shodaqoh, sementara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PWNU DIY dipimpin Rais Syuriyah KH. Mas'ud Masduqi.