PWNU Jateng Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Pencabulan Pimpinan Ponpes Pekalongan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah merespons kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan pimpinan Padepokan Padang Ati di Pekalongan.
Abdul Khalim Fadlun (55) telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindakan asusila terhadap sejumlah santriwati di Kecamatan Buaran.
>>> Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Resmi Dimulai, Bebas Denda
Langkah PWNU dan Kemenag
PWNU Jawa Tengah berencana menggandeng Kementerian Agama untuk memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan agama.
Kedua lembaga akan mendorong pembentukan Tim Pesantren Ramah Anak sebagai instrumen pencegahan kasus serupa.
Ketua PWNU Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin, mengatakan pihaknya sedang mendalami latar belakang terjadinya kekerasan seksual di lingkungan keagamaan.
Proses analisis ini penting untuk merumuskan langkah antisipasi dini yang efektif.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat NU di Gedung Gradhika pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Mekanisme Satgas Pesantren Ramah Anak
Satuan Tugas (Satgas) Pesantren Ramah Anak akan dibentuk secara mandiri di setiap pondok pesantren di Jawa Tengah.
Struktur satgas dipimpin dan diresmikan langsung oleh masing-masing pimpinan pesantren untuk menjamin otoritas dan efektivitas.
Tugas utama satgas mencakup pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan, mulai dari fisik, verbal, hingga seksual.
Tim ini juga bertanggung jawab merumuskan prosedur penanganan jika terjadi indikasi kekerasan terhadap santri.
Target edukasi adalah para musyrif, pembina, serta pembimbing pesantren agar memiliki kepekaan terhadap keselamatan anak asuh.
>>> Aksi Memukau Diskoria di Java Jazz 2026: Penonton Tetap Padat Meski Diguyur Hujan
Diharapkan rantai kekerasan di institusi pendidikan berbasis agama dapat diputus melalui pengawasan lebih ketat.
Komitmen Fatayat NU
Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jateng, Tazkiyatul Mutmainah, menegaskan fokus organisasinya pada perlindungan perempuan dan anak.
Update Terbaru
Veda Ega Pratama Siap Unjuk Gigi di Moto3 Italia 2026
Minggu / 31-05-2026, 17:39 WIB
Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Dikebut, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
Minggu / 31-05-2026, 17:38 WIB
Eskalasi Konflik AS-Iran Memanas, Orang Dekat Trump Beri Isyarat Mengejutkan
Minggu / 31-05-2026, 17:38 WIB
Brian Uriarte Juara Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello
Minggu / 31-05-2026, 17:33 WIB
Dewan Bisnis Prancis-Indonesia Teken Kesepakatan Rp 62,38 Triliun
Minggu / 31-05-2026, 17:33 WIB
Kabar Terbaru Meikarta 2026: Bos Lippo Beri Penjelasan Mengejutkan Soal Kelanjutan Proyek
Minggu / 31-05-2026, 17:33 WIB
Adhisty Zara Resmi Nikah dan Hamil, Unggah Momen Bahagia Bersama Tsaqib
Minggu / 31-05-2026, 17:28 WIB
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026, Klaim SG2 Golden dan MP40 Cobra
Minggu / 31-05-2026, 17:28 WIB
Terbukti Meracuni Juragan Game China, Pria Ini Resmi Dieksekusi Mati 2026
Minggu / 31-05-2026, 17:28 WIB
Prakiraan Cuaca Kulon Progo: Berawan dan Udara Kabur Dominasi Sepekan
Minggu / 31-05-2026, 17:23 WIB
Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Dibuka: Syarat dan Alur Terbaru
Minggu / 31-05-2026, 17:23 WIB
Guru Bisa Pantau Kualitas Menu MBG via Aplikasi Terbaru 2026, Lebih Praktis dan Transparan
Minggu / 31-05-2026, 17:23 WIB
Chung Ha Mengaku Boncos Gegara Reuni I.O.I
Minggu / 31-05-2026, 17:18 WIB






