Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan program Beasiswa Pra-Doktoral Dalam Negeri 2026.

Program ini dirancang sebagai masa persiapan intensif selama satu semester atau sekitar enam bulan bagi dosen dari daerah afirmasi.

>>> Cumi-cumi Laut Dalam Ditemukan Terbalik dan Tertutup Lumpur, Fenomena Langka

Peserta akan dipersiapkan secara matang di perguruan tinggi penyelenggara sebelum resmi memulai perkuliahan doktoral.

Pemerintah menghadirkan program ini untuk mengatasi kesenjangan kualitas pengajar antara daerah maju dan daerah tertinggal.

Syarat Pendaftaran

Program ini menyasar dosen tetap di bawah naungan Kemdiktisaintek yang bertugas di perguruan tinggi daerah afirmasi atau tertinggal.

Calon pendaftar harus mengampu mata kuliah Sains Dasar atau Keteknikan serta belum bergelar Doktor.

Pendaftar wajib berstatus WNI, berusia maksimal 49 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran, dan memiliki NUPTK terdaftar di PDDikti.

Calon peserta harus telah lulus S2 dengan ijazah resmi, dan bagi lulusan luar negeri wajib menyertakan SK Penyetaraan Ijazah.

Pendaftar juga perlu melampirkan surat izin dari rektor, surat pernyataan diri maksimal satu halaman, dan tema riset S3 dengan abstrak minimal 250 kata.

Surat pernyataan bermeterai Rp10.000, surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah, serta bukti tidak menerima beasiswa lain juga diperlukan.

>>> Pekanbaru Job Fair 2026 Buka Ribuan Lowongan Kerja di Mal SKA

Fasilitas Beasiswa

Pemerintah menanggung seluruh biaya pendidikan di perguruan tinggi penyelenggara, termasuk biaya pelatihan, tes TOEFL, dan Tes Potensi Akademik (TPA).

Biaya hidup bulanan dan biaya buku disalurkan sesuai standar resmi Direktorat Sumber Daya Kemdiktisaintek.

Tersedia pula dana transportasi satu kali pergi dan satu kali pulang dari daerah asal ke kota tujuan.

Pemerintah juga membuka peluang untuk membiayai pengeluaran tambahan lain yang relevan setelah mendapat persetujuan Ditjen Dikti.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan kualifikasikti. kemdiktisaintek.

go. id.

Seleksi terdiri dari tiga tahap: seleksi akademik oleh perguruan tinggi, seleksi administrasi, dan seleksi substansi atau wawancara.

Penerima beasiswa wajib mendaftar ke program S3 di kampus penyelenggara yang sama paling lambat satu tahun setelah program pra-doktoral berakhir.

>>> Kredit Multiguna Perbankan Tembus Rp1.397,8 Triliun per April 2026

Peserta yang mengundurkan diri tanpa alasan valid atau melakukan pelanggaran akan dicabut statusnya dan diwajibkan mengembalikan seluruh dana ke kas negara.