Melalui kompetensi tersebut, tim mampu memaksimalkan potensi investasi di dalam negeri secara adaptif dan hati-hati.

“Pembagian dividen untuk tahun buku 2025 yang diputuskan RUPST hari ini menjadi salah satu bukti kinerja tim investasi kami yang sangat baik.

>>> Kanada Tolak Kedatangan Thomas Partey karena Beri Keterangan Palsu

Kami akan terus mendorong kapasitas dan kualitas SDM PALM untuk memastikan setiap investasi mampu tumbuh positif secara berkelanjutan,” ujar Tri Boewono.

Manajemen juga mengonfirmasi bahwa perseroan tengah gencar melakukan perluasan portofolio di berbagai sektor potensial.

Sisa laba bersih ditahan untuk memperkuat modal investasi di bidang sumber daya alam, teknologi media dan telekomunikasi, serta logistik.

“Tiga sektor tersebut memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang sangat baik dan menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kami berharap setiap investasi PALM juga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” papar Tri Boewono.

Ellen Kartika menjabarkan bahwa lompatan keuntungan performa perusahaan dipengaruhi oleh kesuksesan pelepasan seluruh saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) lewat entitas anak, PT Suwarna Arta Mandiri (SAM), pada September 2025.

Divestasi ini mempercepat pelunasan utang demi menstabilkan struktur keuangan.

Langkah pengelolaan portofolio terus diterapkan perusahaan di tengah volatilitas pasar keuangan global saat ini.

Strategi tersebut terlihat dari kepemilikan saham PALM di dua perusahaan tambang, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Per 31 Maret 2026, perseroan menguasai 1,34 miliar saham MDKA dengan nilai wajar investasi menyentuh Rp 4,20 triliun.

Nilai wajar saat ini berada di angka Rp 3.140 per saham, melonjak tajam 512,65 persen dari harga pembelian rata-rata awal sebesar Rp 512,53 per saham.

“Dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan, aset dengan karakteristik defensif dan memiliki fundamental kuat menjadi semakin menarik.

>>> Folago Global Nusantara Gandeng GoPay untuk Distribusi Voucher Piala Dunia 2026

MDKA merupakan salah satu contoh investasi yang kami nilai memiliki posisi strategis karena didukung eksposur terhadap komoditas emas yang saat ini menunjukkan tren positif,” tukas Ellen Kartika.