PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery memutuskan untuk menahan pembagian dividen tahun buku 2025.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta.

>>> Portugal Hadapi RD Kongo pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026

Seluruh laba bersih akan direinvestasikan untuk memperluas pasar internasional serta mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.

Langkah ini bertujuan memperkuat fundamental bisnis dan membangun bantalan likuiditas di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ekspansi ke Malaysia dan Pengembangan AI

Perusahaan memperluas jejak globalnya ke Malaysia melalui Elitery Global Technology Sdn. Bhd.

Ekspansi ini menjadi pijakan awal untuk masuk ke kawasan Asia dan Eropa.

Manajemen optimistis menghadapi dinamika ekonomi digital global. Fokus utama adalah pengembangan platform AI milik perusahaan serta peningkatan infrastruktur keamanan siber yang proaktif.

>>> DANA Hadirkan Posko Bantuan Keliling dan Live Streaming untuk Atasi Kendala Transaksi

Direktur Utama Elitery, Kresna Adiprawira, menyatakan bahwa inovasi di bidang cybersecurity dan AI serta ekspansi regional menjadi prioritas.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk bersaing di tingkat global, khususnya di Asia dan Eropa.

Kapabilitas Elitery didukung oleh sertifikasi Google Cloud Managed Service Provider (MSP) dan Managed Security Services Provider (MSSP). Perusahaan juga meraih AWS Migration Competency Designation pada awal 2026.

Sepanjang tahun 2025, Elitery membukukan laba bersih Rp 33,72 miliar, tumbuh 30,35 persen secara tahunan.

Total pendapatan usaha mencapai Rp 462,86 miliar, dengan EBITDA naik 17,49 persen menjadi Rp 68,69 miliar.

>>> Ditjen Dikti Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran Magang Reguler Juni 2026

Rasio utang terhadap ekuitas juga membaik menjadi 0,88.