Proses penyehatan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Danantara Indonesia menginginkan maskapai pelat merah itu terbang kembali setelah menjalani transformasi menyeluruh.

>>> WhatsApp Uji Animasi Baru Gelembung Pesan di Android

Sudah satu semester sejak Danantara mengambil alih restrukturisasi Garuda Indonesia Group pada kuartal akhir 2025.

Dalam periode tersebut, Danantara menyertakan modal jumbo senilai Rp23,6 triliun.

>>> Android 17 Stable Update Resmi Hadir untuk Pixel dan Perangkat Lain

Selain itu, Danantara juga mengorkestrasi inbreng aset berupa tanah seluas 972.123 meter persegi milik PT Angkasa Pura Indonesia (API).

Nilai aset tersebut mencapai Rp5,6 triliun dan diberikan kepada entitas anak Garuda, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

>>> Gianni Infantino Gunakan Jet Pribadi untuk Pantau Piala Dunia 2026

Inbreng ini sekaligus menempatkan Angkasa Pura sebagai salah satu pemegang saham GMFI dengan persentase terbesar.