Penyanyi multi-platinum Bebe Rexha resmi meluncurkan album studio terbaru bertajuk DIRTY BLONDE. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam kariernya.

Album tersebut merupakan proyek perdana Bebe Rexha sebagai musisi independen. Langkah ini diambil setelah ia berpisah dari label rekaman Warner Music pada Januari 2026.

>>> Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 17 Juni 2026 Tersedia di 14 Lokasi

DIRTY BLONDE merangkum 13 lagu yang menyajikan spektrum musik luas. Pendengar akan disuguhkan lagu bertema lantai dansa yang energik hingga tembang intim personal.

Proyek independen ini memberikan ruang bagi Bebe Rexha untuk mengekspresikan diri secara bebas tanpa batasan kreatif. Ia mengaku album ini sangat monumental baginya.

"Album 'DIRTY BLONDE' menjadi sangat monumental bagiku, bahkan lebih dari yang aku bayangkan.

Membuat album ini mengingatkanku mengapa aku jatuh cinta dengan musik," ujar Bebe Rexha dalam siaran pers.

"Aku memiliki kebebasan untuk mengikuti instingku, mengambil risiko, dan membuat sesuatu yang rasanya benar-benar milikku. Album ini adalah aku yang sesungguhnya.

Jujur, tanpa penyesalan, dan bebas," ungkapnya.

Keputusan mengambil jalur mandiri membawa Bebe Rexha menjalin kerja sama dengan EMPIRE sejak awal 2026. Kemitraan tersebut memberikan kendali penuh terhadap arah kreatif dan artistik yang ia inginkan.

Kebebasan berekspresi langsung terpancar melalui lagu pembuka berjudul Hysteria.

Tembang yang dirilis pada 3 April lalu ini membuka semesta album dengan energi vokal kuat dan produksi musik techno menghentak.

Suasana album kemudian bergeser lewat lagu Tokyo.

Pada lintasan ini, Bebe Rexha menjelajahi warna musik UK garage yang segar sekaligus memperlihatkan kemampuannya memadukan berbagai genre.

>>> Data Pemain Pokémon Go Diduga Bantu Navigasi Drone Militer