Bank Mandiri meluncurkan Program Mandiri Sahabat Desa sebagai bagian dari rangkaian Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026. Inisiatif ini bertujuan mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan di wilayah perdesaan.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Mandiri ke-28.

>>> Bank KBMI 1 Evaluasi Strategi Naik Kelas, Konsolidasi Bukan Prioritas

Fokusnya adalah memberikan dampak nyata di luar layanan keuangan, seperti penguatan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung semangat "Melangkah Bersama, Membangun Jogja".

Program berlangsung pada minggu pertama dan kedua Juni 2026, menjangkau 28 desa di sepanjang rute MJM 2026.

"Mandiri Sahabat Desa merupakan implementasi nyata komitmen perseroan dalam menghadirkan akselerasi yang bertumbuh dan keunggulan yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Adhika dalam keterangan resmi, Minggu (14/6/2026).

Bank Mandiri ingin memastikan ajang olahraga internasional tersebut memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat Yogyakarta. Sinergi dibangun bersama pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha lokal.

Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan UMKM

Sektor infrastruktur dasar menjadi fokus utama melalui perbaikan jalan di 28 desa yang dilewati rute lari.

Proyek ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, mendukung ekonomi kerakyatan, dan meningkatkan estetika desa.

Selain perbaikan akses jalan, Bank Mandiri mendirikan 28 batas desa untuk mempertegas identitas administratif wilayah. Fasilitas ini mempermudah wisatawan dan masyarakat dalam mengenali batas kawasan.

>>> Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Kebijakan Jadi 1 Persen, Tertinggi Sejak 1995

Aspek lingkungan turut diperhatikan melalui Aksi Bersih Desa yang melibatkan partisipasi aktif warga. Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian alam dan kebersihan kawasan wisata.