Sebuah meteorit langka yang ditemukan di barat laut Afrika memberikan bukti baru tentang masa lalu Bulan yang penuh kekerasan.

Para ilmuwan menemukan bahwa sekitar 3,5 miliar tahun lalu, sebuah asteroid raksasa menghantam Bulan dengan kekuatan luar biasa.

>>> Dokter Spesialis Ingatkan Pelari Pahami Sinyal Tubuh Saat Maraton

Dampak tersebut sangat dahsyat hingga melelehkan permukaan Bulan menjadi lautan batuan cair.

Bukti dari Meteorit NWA 12593

Bukti geologis ini tersimpan dalam meteorit bulan bernama Northwest Africa (NWA) 12593.

Hasil analisis terhadap meteorit ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Geology.

Para peneliti menggunakan penanggalan radiometrik untuk memperkirakan waktu tabrakan, yaitu sekitar 1 miliar tahun setelah tata surya terbentuk.

Salah satu bukti paling mencolok adalah keberadaan mineral cubic zirconia di dalam meteorit.

Mineral ini, yang di Bumi dikenal sebagai berlian imitasi, hanya bisa terbentuk pada suhu sangat tinggi.

>>> Kemenag Rilis Jadwal Puasa Muharram 2026 Beserta Keutamaan Amalannya

Kehadirannya membuktikan bahwa permukaan Bulan sempat meleleh akibat energi hantaman yang luar biasa.

Tabrakan Serempak di Bumi dan Vesta

Hantaman besar di Bulan ternyata tidak terjadi sendirian.

Penelitian independen menunjukkan bahwa Bumi dan asteroid raksasa Vesta juga mengalami hantaman hebat pada periode yang sama.

Menemukan bukti tiga dampak besar pada tiga objek langit berbeda dalam waktu bersamaan sangat langka dalam astronomi.

Proses erosi dan aktivitas geologis biasanya telah menghapus jejak purba di Bumi.

Studi terhadap NWA 12593 memberikan perspektif baru untuk merekonstruksi kondisi tata surya purba.

>>> 390 Tabrakan Kosmik Terkatalog, Satu Buktikan Teori Stephen Hawking

Memahami garis waktu pengeboman asteroid ini penting untuk mengetahui kondisi Bumi saat kehidupan pertama kali muncul.