Basarnas dan BPBD Siapkan Tenda Darurat di RS Undata Palu Usai Gempa
Basarnas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan tenda darurat di area Rumah Sakit (RS) Undata Palu, Sulawesi Tengah.
Langkah ini menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya.
>>> PBB: Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Muh Rizal, mengatakan tenda darurat disiapkan untuk mengantisipasi kondisi mendesak.
"Ini merupakan langkah mitigasi oleh pemerintah," ujarnya di Palu, Selasa.
Dari hasil pemantauan lapangan, terdeteksi kerusakan pada plafon bangunan auditorium Universitas Tadulako Palu akibat guncangan.
Namun, secara umum tidak ada kerusakan material signifikan di Kota Palu dan masyarakat dalam keadaan aman.
"Belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa itu. Pendataan warga terdampak gempa terus dilakukan oleh tim reaksi cepat (TRC)," kata Rizal.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 1,04 LS - 120,23 BT atau 42 kilometer arah tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.
>>> Rekor Nasional Kresensia Bukti Pembinaan Atletik Papua Berbuah Prestasi
BMKG menegaskan gempa tidak berpotensi tsunami karena pusatnya di darat.
Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Tojo Una-Una.
Masyarakat sempat panik dan berhamburan keluar rumah serta bangunan untuk menyelamatkan diri.
Rizal mengimbau masyarakat tetap tenang dan selalu memperbarui informasi dari pemerintah. "Kami juga meminta masyarakat menyaring informasi di media sosial supaya tidak terjebak hoaks," ucapnya.
Data sementara dari BPBD Sulawesi Tengah mencatat delapan orang menjadi korban. Dua di antaranya mengalami luka berat berupa patah tulang dan benturan kepala, berasal dari Desa Kamarora.
>>> Dinkes Bantul Targetkan 460 Ribu Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis Tahun Ini
Enam orang lainnya mengalami luka ringan di Kabupaten Sigi.
Update Terbaru
Bank Jatim Tegaskan Tidak Ada Indikasi Gangguan Sistem usai Muncul Klaim Kebocoran 5,7 Juta Data Nasabah
Selasa / 16-06-2026, 18:08 WIB
Biodata Kwon Eun Bin: Eks CLC Putuskan Tinggalkan Dunia Hiburan Korea Selatan
Selasa / 16-06-2026, 18:06 WIB
Data Internal Nintendo Diduga Bocor dari Platform HR Pihak Ketiga
Selasa / 16-06-2026, 18:05 WIB
Hiu Putih Besar Muncul di Mediterania, Tim Penyelam Terkejut
Selasa / 16-06-2026, 18:05 WIB
BPBD: 15 Rumah Rusak di Parigi Moutong Akibat Gempa M6,7 Sulteng
Selasa / 16-06-2026, 18:04 WIB
Pemukim Israel Bakar Kendaraan dan Coba Bakar Masjid di Ramallah
Selasa / 16-06-2026, 18:04 WIB
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa Ditunggangi Kepentingan Politik
Selasa / 16-06-2026, 18:00 WIB
Argentina vs Aljazair: Albiceleste Hindari Awal Buruk Empat Tahun Lalu
Selasa / 16-06-2026, 17:59 WIB
Bank Jatim Pastikan Tak Temukan Indikasi Kebocoran Data dari Sistem Internal
Selasa / 16-06-2026, 17:53 WIB
Menag: Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Selasa / 16-06-2026, 17:52 WIB
Pembaruan Firmware Galaxy Watch 8 dan Watch 7 Tersedia di AS
Selasa / 16-06-2026, 17:50 WIB
Kronologi Konflik Son Heung-min dan Media Korea Selatan Jelang Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 17:49 WIB
Mengapa Orang Barat Cebok Pakai Tisu Bukan Air? Ini Jawabannya
Selasa / 16-06-2026, 17:48 WIB
Samuel Balinsa Resmi Tinggalkan Arema FC, Kontrak Tak Diperpanjang
Selasa / 16-06-2026, 17:48 WIB






