Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido memastikan penanganan warga terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 berjalan cepat dan optimal.

Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pagi itu menyebabkan lima orang mengalami luka ringan.

>>> One UI 9 pada Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8 Akan Hentikan Aplikasi Phishing

"Ada lima pasien yang datang berobat dengan luka ringan akibat gempa karena terjatuh dari tangga.

Alhamdulillah sudah baik dan saat ini sedang dirawat," kata Reny saat mengunjungi RSUD Undata Palu.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan langkah antisipasi untuk meminimalisasi dampak bencana.

Opsi pendirian tenda darurat untuk pelayanan pasien rumah sakit disiapkan jika diperlukan, mengingat gempa susulan masih terjadi.

"Yang terpenting, kita harus melakukan langkah-langkah antisipasi, pencegahan, dan kesiapsiagaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan rumah sakit, BPBD, dan instansi terkait untuk memantau situasi.

BPBD Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah bangunan dan infrastruktur di beberapa daerah mengalami kerusakan.

>>> Adobe Creative Cloud Perbarui Lightroom, Premiere Pro, dan Photoshop dengan AI

Di Kota Palu, terjadi keretakan pada Jembatan III Palu serta beberapa bangunan roboh.

Di Kabupaten Sigi, sejumlah bangunan rusak, terjadi longsor di kawasan Gunung Kamarora, dan saluran air terputus.

Di Kabupaten Parigi Moutong dan Poso, beberapa bangunan rusak. Akses jalan di wilayah Napu, Kabupaten Poso, juga mengalami kerusakan dan masih dalam pendataan.

Data jumlah korban jiwa maupun pengungsi masih dalam proses pendataan.

Hingga pukul 13.38 WITA, BPBD mencatat terjadi beberapa kali gempa susulan: satu gempa magnitudo 5, 10 gempa magnitudo 4, 31 gempa magnitudo 3, dan empat gempa magnitudo 2.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi tektonik magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa pukul 10.27 WIB.

Episentrum gempa terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, atau 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.

>>> Ragunan Targetkan 40 Ribu Wisatawan pada Libur Tahun Baru Islam

Gempa berkategori dangkal dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.