Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 di Filipina selatan mencapai 46 orang hingga Rabu (10/6/2026).

Proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung di tengah ancaman gempa susulan.

>>> Samsung Siapkan Galaxy Tab S12 Ultra dengan Chipset Dimensity 9500

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi satu jenazah dari puing-puing pusat perbelanjaan yang runtuh di General Santos.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional Filipina mencatat lonjakan jumlah warga yang dilaporkan hilang, dari empat orang menjadi 17 orang.

Sekitar 32.000 warga terpaksa mengungsi ke tempat penampungan darurat akibat gempa yang terjadi pada Senin pagi.

Korban Tewas Terbanyak di Davao Occidental

Sebagian besar korban tambahan berasal dari Provinsi Davao Occidental.

Para korban tewas akibat tertimbun tanah longsor atau tertimpa bangunan yang roboh.

Gempa juga menyebabkan kerusakan infrastruktur masif di Filipina selatan.

>>> SpaceX Bersiap IPO US$75 Miliar di Nasdaq pada Juni 2026

Sekitar 2.500 rumah warga dan 117 gedung pemerintah mengalami kerusakan berat.

Sebanyak 6.000 gedung sekolah harus menjalani pemeriksaan integritas struktur.

Sektor transportasi terdampak dengan penutupan Bandara Internasional General Santos.

Akibatnya, 63 penerbangan domestik dibatalkan.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. telah mengerahkan tim tanggap bencana pusat ke Mindanao.

>>> Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118 Ranking FIFA

Tim tersebut bertugas mengoordinasikan distribusi bantuan logistik serta mengevaluasi kerusakan jalan dan jembatan.