Sedikitnya lima orang tewas dan lebih dari 20 lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan 5,5 skala Richter mengguncang wilayah Andes Peru pada Sabtu malam (18/7).

Otoritas setempat melaporkan gempa terjadi di dekat kota Sicaya, Peru tengah, dengan kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer.

>>> Taylor Frankie Paul Buka Suara soal Gugatan DCFS

Guncangan menyebabkan kerusakan luas di sejumlah daerah. Beberapa bangunan, termasuk sebuah gereja dan biara, dilaporkan runtuh sebagian.

Rumah-rumah di komunitas pertanian yang paling parah terdampak hancur menjadi puing-puing. Warga terlihat mengungsi di luar rumah sepanjang malam sementara tim penyelamat menyisir lingkungan yang rusak.

>>> Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum

Institut Pertahanan Sipil Nasional Peru menyatakan sedikitnya 300 orang telah mengungsi. Pihak berwenang masih berupaya menentukan jumlah orang yang hilang.

Peru terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia. Gempa bumi kerap terjadi di negara tersebut.

>>> Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?

Pada 2007, gempa berkekuatan 7,9 SR di Peru selatan menewaskan hampir 600 orang.