Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang lepas pantai Chiapas, Meksiko, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Sementara itu, gempa terpisah berkekuatan 2,3 magnitudo melanda Santa Monica, California, pada Sabtu dini hari.

>>> Tom Brady Tampar Logan Paul di Atas Panggung Fanatics Fest 2026

Aktivitas seismik ini menyoroti meningkatnya ketegangan di sepanjang jalur patahan di Amerika Utara. Menurut Survei Geologi AS, gempa di Meksiko terjadi pada kedalaman 15,2 kilometer.

Gempa tersebut memicu peringatan tsunami singkat dan mengguncang bangunan hingga ke Guatemala dan El Salvador. Namun, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan besar.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengumumkan protokol darurat segera diaktifkan di Chiapas dan Tabasco. Presiden Guatemala Bernardo Arevalo mengonfirmasi tidak ada korban jiwa di negaranya meskipun terjadi kepanikan luas.

Sistem Peringatan Tsunami AS menyatakan potensi gelombang berbahaya hingga 1 meter di atas pasang surut untuk garis pantai terdekat.

Namun, pejabat maritim Meksiko segera meredam tingkat keparahan ancaman tersebut.

"Tidak ada masalah, tidak ada dampak maritim yang serius," kata Raymundo Morales, Menteri Angkatan Laut Meksiko. Ia mencatat bahwa ketinggian air diperkirakan meningkat maksimal setengah meter.

Di Kota Guatemala, guncangan menyebabkan pekerja kantor dan warga panik berlarian keluar dari gedung bertingkat. Serangkaian gempa susulan kuat antara magnitudo 5 dan 6 terus mengguncang wilayah tersebut.

"Saya sangat ketakutan dan itu mengingatkan saya pada gempa baru-baru ini di Venezuela. Jadi saya lari keluar dan turun tangga karena saya tinggal di lantai delapan.

Guncangannya tidak berhenti," kata Alexander Valdez, seorang akuntan di Kota Guatemala.

Warga lainnya segera berlindung di dalam rumah saat balok struktur mulai bergoyang selama gempa berkepanjangan.