Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menginstruksikan jajaran pemerintah untuk melaksanakan tindakan darurat setelah gempa bumi tektonik magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu pada Selasa, 16 Mei 2026, pukul 10.27 WIB.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

>>> Wabup Nabire: Distribusi BBM Subsidi Diperketat Cegah Penyalahgunaan

Saya meminta seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, membantu masyarakat yang terdampak, dan memastikan seluruh kebutuhan dasar dapat terpenuhi," kata Gubernur Anwar Hafid di Palu.

Gubernur menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tenaga medis, serta unsur penanggulangan bencana untuk melakukan langkah tanggap darurat guna memastikan keselamatan masyarakat.

Langkah Tanggap Darurat

Sebagai langkah cepat, Gubernur telah mengerahkan tenaga medis ke sejumlah titik terdampak untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami cedera.

Seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan tenda pelayanan darurat di area terbuka untuk mengantisipasi gempa susulan.

OPD terkait bersama BPBD Sulawesi Tengah telah diinstruksikan untuk segera menyiapkan lokasi pengungsian yang aman dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung sementara.

>>> Profil Rakin Khan, Pengusaha Malaysia yang Jadi Sorotan Publik Indonesia

Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar pengungsi akan menjadi perhatian utama selama masa tanggap darurat.

Gubernur turut memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan yang mengalami kerusakan atau berpotensi terdampak. Tim teknis akan melakukan asesmen untuk memastikan keamanan bangunan sebelum digunakan kembali.

BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pendataan dan asesmen lapangan serta berkoordinasi dengan BMKG, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan tepat sasaran.

Gubernur juga mengimbau masyarakat di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan daerah terdampak lainnya agar tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah.

>>> Apple Makin Pasti Tak Rilis iPhone 18 pada 2026

Warga diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, menghindari bangunan rusak, dan segera melaporkan kondisi darurat kepada petugas setempat.