Persiapan Timnas Inggris menuju Piala Dunia 2026 mendapat kejutan alam. Lokasi pemusatan latihan di Florida, Amerika Serikat, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1.

Gempa terjadi pada Senin waktu setempat dengan episentrum di lepas pantai barat Kuba.

>>> Empat Pemain Veteran Siap Pecahkan Rekor Usia di Piala Dunia 2026

Meski jaraknya cukup jauh, getaran mencapai beberapa wilayah Florida, termasuk Orlando yang menjadi pusat persiapan tim.

Kejadian ini berlangsung tepat sebelum tim asuhan Thomas Tuchel menjalani laga uji coba terakhir melawan Kosta Rika. Pertandingan tersebut penting untuk mematangkan strategi jelang Piala Dunia 2026.

Media lokal melaporkan evakuasi dilakukan di beberapa bangunan demi keselamatan. Namun, otoritas setempat memastikan belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang parah.

Getaran gempa juga dirasakan hingga ke wilayah Karibia dan Amerika Utara. Kota Cancun dan Tulum di Meksiko turut mengonfirmasi adanya guncangan.

Video di media sosial memperlihatkan rumah dan gedung bergetar beberapa saat. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, pihak kedaruratan Florida menyatakan situasi terkendali.

>>> Nostradamus Hidup Ramal Juara Piala Dunia 2026 Berwarna Api

Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Aparat pemadam kebakaran mengimbau warga tetap tenang.

Catatan Sejarah Gempa Terkuat

Gempa magnitudo 6,1 ini tercatat sebagai salah satu guncangan terkuat di kawasan itu dalam seabad terakhir. Sebelumnya, gempa magnitudo 6,0 pernah melanda Kuba pada tahun 1880.

Bagi Timnas Inggris, insiden ini tidak mengganggu program latihan secara mendasar. Agenda internal tim tetap berjalan sesuai rencana.

Fokus Menuju Kansas City

Setelah laga uji coba melawan Kosta Rika, rombongan Inggris akan bertolak ke Missouri. Mereka akan bermarkas di kompleks olahraga Sporting Kansas City selama Piala Dunia 2026.

Inggris menatap turnamen dengan ekspektasi tinggi sebagai salah satu tim unggulan. Kepemimpinan Thomas Tuchel diharapkan menjadi pembeda untuk membawa Harry Kane dkk melaju lebih jauh.

>>> Iran Protes Kuota Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak

Meski sempat diguncang gempa, kubu Inggris bertekad menjaga fokus internal tetap tinggi saat memasuki fase krusial turnamen.