Kelompok Copenhagen, badan integritas olahraga internasional, telah mengidentifikasi tujuh taruhan mencurigakan di platform prediksi seperti Polymarket selama Piala Dunia.

Temuan ini memicu kekhawatiran tentang kemungkinan manipulasi pertandingan.

>>> 5 Peningkatan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang Paling Berarti

Laporan lengkap belum dirilis, namun sumber The Athletic menyebutkan beberapa taruhan yang menimbulkan 'kejanggalan'.

Salah satunya adalah taruhan hampir $4,8 juta di Polymarket bahwa Spanyol tidak akan mengalahkan Cape Verde di babak grup.

Pertandingan itu berakhir imbang tanpa gol, menjadi salah satu kejutan besar pertama turnamen.

Taruhan mencurigakan lainnya adalah 'Akankah Folarin Balogun bermain melawan Belgia?'

yang dibuka pada 2 Juli, hari yang sama saat striker AS itu menerima kartu merah melawan Bosnia dan Herzegovina.

Kartu merah biasanya berarti skorsing minimal satu pertandingan, dan laga melawan Belgia adalah pertandingan berikutnya bagi AS.

Dalam perkembangan kontroversial, Komite Disiplin FIFA secara tak terduga menangguhkan skorsing Balogun, sehingga ia bisa bermain.

Keputusan itu baru diumumkan pada 5 Juli, dan kemudian terungkap bahwa Presiden AS Donald Trump menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengeluhkan kartu merah tersebut.

>>> Kisah Zikra Annisa Raih Beasiswa Penuh hingga Lulus Cum Laude, Komitmen STIE IGI Wujudkan Cita-Cita

Trump kemudian memuji penundaan larangan Balogun sebagai 'keputusan hebat'.

Kecurigaan semakin meningkat karena laporan Kelompok Copenhagen menemukan tidak ada pasar taruhan serupa yang dibuka untuk 14 pemain lain yang mendapat kartu merah selama Piala Dunia.

Sementara itu, Satuan Tugas Integritas FIFA sendiri tidak melihat tanda-tanda aktivitas mencurigakan, menyimpulkan tidak ada indikasi manipulasi pertandingan.

Kelompok Copenhagen menyatakan telah menemukan tujuh 'pemberitahuan kuning' terkait taruhan Piala Dunia, yang berarti ada fluktuasi odds yang tidak bisa dijelaskan, rumor di media sosial, atau informasi sumber.

Pemberitahuan kuning berada di bawah oranye dan merah, yang merupakan level tertinggi.

Meski belum ada tuduhan spesifik, taruhan Balogun bisa dianggap sebagai indikasi insider trading.

Christian Kalb, pakar industri perjudian yang pernah bekerja dengan Kelompok Copenhagen, mengatakan bahwa taruhan mencurigakan itu mungkin bukan karena manipulasi, melainkan karena platform seperti Polymarket digunakan untuk lindung nilai oleh bandar taruhan tradisional.

Kalb menjelaskan bahwa jika semua orang bertaruh pada favorit kuat, bandar kecil mungkin menggunakan pasar prediksi untuk melindungi risiko.

>>> 5 Hair Dryer Low Watt Hemat Listrik untuk Anak Kos dan Traveling

Ini bisa menjadi kasus taruhan pada pertandingan Spanyol versus Cape Verde.