Selain Iran, negara seperti Ethiopia, Kirgizstan, Irak, Angola, dan Mesir juga tercatat memiliki tarif listrik rumah tangga yang sangat rendah.

Banyak negara tersebut memberikan subsidi energi kepada masyarakat.

Negara produsen energi seperti Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan Aljazair juga menikmati biaya produksi listrik yang lebih rendah berkat pasokan energi domestik yang melimpah.

Posisi Indonesia

Indonesia tidak masuk dalam daftar 25 negara dengan tarif listrik termahal maupun termurah.

Data tersebut menunjukkan kebijakan subsidi energi dan ketersediaan sumber daya domestik masih menjadi faktor utama yang menentukan murah atau mahalnya listrik yang dibayar masyarakat.

Berikut daftar 10 negara dengan tarif listrik termahal di dunia (US$/kWh): Bermuda US$0,466, Irlandia US$0,447, Italia US$0,415, Kepulauan Cayman US$0,411, Jerman US$0,406, Belgia US$0,404, Inggris US$0,404, Liechtenstein US$0,402, Swiss US$0,366, dan Denmark US$0,361.

>>> Megawati Hangestri Resmi Bergabung dengan Hyundai Hillstate

Sementara itu, daftar 10 negara dengan tarif listrik termurah di dunia (US$/kWh): Iran US$0,003, Ethiopia US$0,006, Kirgizstan US$0,014, Irak US$0,015, Sudan US$0,015, Kuba US$0,015, Bhutan US$0,015, Angola US$0,016, Zambia US$0,023, dan Mesir US$0,024.