Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Pertumbuhan Energi Asia
Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan energi paling berpengaruh di Asia.
Hal ini didukung oleh kelimpahan sumber daya alam, posisi geografis yang strategis, dan potensi sumber daya manusia yang unggul.
>>> Perbanyak Amalan di Bulan Muharram, Ini Keutamaan Puasa Asyura
Peluang tersebut mengemuka dalam Indelberg Energy Leadership Forum 2026 yang digelar di Jakarta pada Minggu (14/6/2026).
Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, akademisi, praktisi energi, investor, dan pemangku kepentingan nasional.
Forum yang diinisiasi oleh President Director PT Indelberg Global Energy, Aryasatya Wishnutama, mengusung tema "Energy, Investment and National Competitiveness".
Fokusnya adalah penguatan investasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Energi sebagai Instrumen Strategis Negara
Aryasatya Wishnutama menyatakan bahwa pengelolaan energi saat ini telah bergeser menjadi instrumen strategis negara.
"Kita sedang memasuki era baru di mana energi bukan lagi sekadar kebutuhan industri, tetapi menjadi instrumen strategis yang menentukan daya saing ekonomi dan posisi suatu bangsa di panggung global," ujarnya.
>>> Warren Buffett Borong Saham Apple dan Raih Keuntungan Spektakuler
Ia menambahkan bahwa kesuksesan sebuah negara diukur dari kemampuan mengelola sumber daya secara efektif demi kemakmuran berkelanjutan. Bukan hanya dari seberapa besar kekayaan alam yang dimiliki.
Aryasatya juga mendorong terciptanya visi yang jelas dan kepemimpinan yang tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan ekonomi nasional.
"Kemandirian energi bukan pekerjaan satu institusi atau satu perusahaan. Ini adalah agenda bersama bangsa Indonesia," tegasnya.
Menurutnya, ketika mampu membangun kolaborasi yang kuat, maka sedang membangun fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dipandang sebagai faktor kunci dalam mempercepat transformasi sektor energi melalui pendekatan yang adaptif.
>>> Jadwal Pemesanan dan Penukaran Uang Baru Serambi BI Periode 2
Indonesia dinilai memiliki modal dasar besar untuk menjadi pemain utama sekaligus pusat pertumbuhan energi yang berpengaruh di kawasan Asia.
Update Terbaru
Swedia Hajar Tunisia 5-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Warren Buffett Ingatkan Investor Hindari Kesalahan Fatal Asumsi Pasar Efisien
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
BCA Syariah Edukasi Masyarakat untuk Perluas Basis Nasabah
Senin / 15-06-2026, 22:34 WIB
Promo Indomaret Weekend 16-19 April 2026: Diskon hingga 40 Persen
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Rafael van der Vaart Kritik Tajam Performa Virgil van Dijk di Laga Kontra Jepang
Senin / 15-06-2026, 22:33 WIB
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Anthony Vickery untuk Timnas Indonesia
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Tim Atletik Indonesia Raih Tiga Medali di Filipina
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Saham BCA Melonjak ke Rp 6.250 pada Perdagangan Sesi I
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
MNC Bank Luncurkan MODENA Pay untuk Perkuat Pembiayaan Ritel
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xbox Bersiap Pangkas Anggaran dan PHK Massal Karyawan
Senin / 15-06-2026, 22:32 WIB
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI, Kode Madrid dan Peluncuran November 2026
Senin / 15-06-2026, 22:29 WIB
Samsung Uji UTG 60 Mikron untuk Galaxy Z Fold 8 Wide, Lipatan Hampir Hilang
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Carl Pei Buka Suara: Biaya RAM Dominasi Biaya Produksi Ponsel
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB
Honor X70 Pro Max Dirilis Diam-diam di China, Bawa Baterai 8.560 mAh
Senin / 15-06-2026, 22:28 WIB






